SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR – Pemerintah Sulawesi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) masih menggratiskan layanan Bus Trans Sulsel untuk masyarakat hingga Desember 2025 setelah resmi meluncurkan Bus Trans Sulsel di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar, Senin (14/07/2025)

Sebanyak 27 unit armada yang dilepas melayani kawasan strategis yang meliputi Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar.

Bahkan rencana selanjutnya akan melakukan ekspansi ke berbagai daerah di luar wilayah Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Maminasata). Hal itu terwujud jika wilayah Maminasata sudah terkoneksi sepenuhnya.

“Insya Allah kami maksimalkan dulu wilayah Mamminasata. Setelah semuanya terkoneksi dengan baik, kami akan melakukan ekspansi ke kabupaten kota lain di Sulsel,” ungkap Andi Sudirman dikutip dari sulselprov.go.id Kamis, 17 Juli 2025.

Program tersebut digadang menjadi langkah nyata Pemprov Sulsel dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang modern, inklusif dan berkelanjutan.

Diketahui, Bus Trans Sulsel merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulsel, Perum DAMRI dan berbagai mitra strategis. Pemprov juga secara resmi mengambil alih pengelolaan dua koridor Trans Mamminasata yang sebelumnya berada di bawah subsidi Kementerian Perhubungan (Kemenhub RI).

Dua rute awal yang diluncurkan adalah, Koridor 1 meliputi rute Lapangan Panakukkang-Pelabuhan Galesong (Kabupaten Takalar). Sedangkan Koridor 2 meliputi rute Kampus Unhas Tamalanrea-Stasiun Kereta Api Mandai melalui Bandara Sultan Hasanuddin.

Layanan Bus Trans Sulsel sepenuhnya masih disubsidi oleh Pemprov Sulsel dengan nilai mencapai Rp 16 miliar.

Kendati layanan Trans Sulsel masih digratiskan sistem pembayaran moda transportasi massal itu nantinya direncanakan lewat sistem nontunai atau melalui QRIS.

“Sekarang masih gratis, namun kami sedang menyiapkan sistem pembayaran non-tunai, termasuk QRIS, yang akan menjadi dasar pencatatan jumlah penumpang dan transaksi,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel Andi Erwin Terwo dalam keterangannya dikutip, Kamis (17/07/2025).

Sistem pembayaran Bus Trans Sulsel ke depan akan menggunakan metode tapping dengan kartu elektronik dan QRIS. Nominal tarifnya sementara dikaji bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel.

“Untuk tarif resmi, masih menunggu finalisasi bersama Bapenda karena harus ada aturan retribusinya,” ungkap Erwin.

Laporan : Agen 089 M. Rijal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here