SPIONASE-NEWS.COM,- PAREPARE – LMR-RI Komda Parepare adakan Buka Puasa Bersama Anak Yatim dari Panti Asuhan Al Muttaqin di Cafe Alya serta bagi Takjil Buka Puasa bagi pengendara motor dan mobil serta pejalan kaki di Jl. Mattirotasi Parepare pada Jum’at, (29/04/2022), 16.30 Wita – Selesai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LMR-RI Komwil Sulsel Andi Idham J. Gaffar, SH, MH, Wakil Ketua H. Parman Amrullah, Ketua Harian Komda Pangkep Rachim, Sekretaris Komda Pangkep Hamza Sampo dan kawan-kawan, Ketua Komda LMR-RI Parepare Wahiduddin, Ketua harian Komda Parepare Ikbal Rahim Gani beserta jajaran Pengurus, Anggota, Simpatisan dan Insan media serta pembina dan sejumlah para santri-santriawati panti asuhan Al Mustaqim Parepare didampingi pembimbingnya Muh. Riski.

Panitia pelaksana buka puasa LMR-RI Komda Parepare yang dinakhodai Ina Prihatiningsih (Ketua Panitia), Sukri Saini (Sekretaris), Jumardin (Bendahara) dalam rangka menyukseskan acara ini berjalan lancar aman dan terkendali, kami banyak mendapatkan masukan dan penguatan dari Ketua Komwil LMR-RI Provinsi Sulsel Andi Idham, Jelas Ina Prihatiningsih.

Ketua komwil LMR-RI provinsi Sulawesi Selatan Andi Idham Gaffar dalam sambutannya berkisah tentang sejarah dan latar belakang berdirinya LMR-RI sejak era Pra Kemerdekaan sampai Kemerdekaan, dimana LMR-RI yang sangat memiliki kaitan dan hubungan erat yang tak lepas dari peran sertanya dalam perjuangan merebut Kemerdekaan negara republik Indonesia.

Menurut Andi Idham, LMR RI lah yang menculik dan memaksa Sukarno-Hatta untuk membacakan proklamasi kemerdekaan negara republik Indonesia di Jalan Pengansaan Jakarta tgl 17 Agustus 1945.

Dijelaskannya lagi, bahwa LMR-RI adalah lembaga HAM tertua di Indonesia, Bukan LSM ataupun Ormas, Ungkapnya sambil memperlihatkan bukti surat kepada hadirin, Kutipan Menteri Kehakiman sesuai dalam Berita Negara No.105 Tahun 1954 dan Lembaran Negara no.90 Tahun 1956 serta Sertifikat Organisasi Bantuan Hukum yang ditanda tangani Menteri Hukum da HAM tahun 2013, dan LMR-RI ada dan termaktub didalam Pasal 12-17 KUHPidana serta pasal 1653 – Pasal 1665 KUHPerdata, Pasal V.V Stbl 1926 No.487 dan pasal 8 Bis Ordonansi V.I. Stbl 1926 No.488, Ungkap Andi Idham.

Acara ini adalah silaturahim Komda LMR-RI di Parepare, Walaupun saat ini komda komda yang lain belum sempat hadir bersama maka Idham berjanji akan menghadirkan Komda lainnya di kegiatan berikutnya.

Andi Idham juga menyentil bahwa pemerintah biasanya lupa bawa APBD itu lebih cenderung kepada hal-hal yang menyangkut pencitraan, sebaiknya pemimpin sekaran Pikirkan rakyatnya, kasihan rakyat, semua harga melonjak, padahal baru saja menghadapi pandemi Corona yang mengakibatkan PHK, krisis ekonomi dan sampai bangkrut dan pemulihan ekonomi harus dimulai dari awal lagi, inilah yang semestinya pemerintah fokuskan dulu daripada proyek mercu Suar yang hanya Pencitraan belaka saja, Geram Idham sang Pengacara ini.

Bagaimana di dalam masa pandemi ini banyaknya hal-hal yang menyebabkan kegagalan ekonomi dan masalah lainnya lagi yang muncul akibatnya, ini yang harus diperbaiki pemimpin saat ini, yang berfihak ke Rakyat.

Dalam masalah nilai-nilai Andi Idham Ketua LMR-RI Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan betapa pentingnya kita peduli dan memperhatikan kepada anak yatim piatu karena begitu penting anak yatim piatu itu kita membutuhkan doanya karena doa anak yatim itu langsung ke Arsy Allah, Jelasnya.

Andi Idham juga menyampaikan bahwa seharusnya pemerintah tidak memberikan beras raskin yang sudah rusak apalagi sampai berkutu-kutu kepada rakyatnya, bagaimana rakyatnya mau kuat kalau beras yang di baik diberikan kepada rakyatnya atau orang miskin seharusnya orang miskin itu kita berikan beras yang baik dan berkualitas dan Andi Idham minta namanya juga diubah untuk bantuan dari Kementerian Sosial in, jangan kasih nama Beras Miskin, berilah nama yang mendidik, contohnya Beras Kemerdekaan ataukah Beras Kemajuan, agar rakyat bisa maju dan Kuat, biar bangsa ini jadi bangsa yang kuat dan Mandiri, harapnya.

Andi Idham juga menyinggung, Dengan banyaknya permasalahan yang muncul pada pelanggaran penggunaan anggaran atau dana APBD dan APBN, Andi Idham menjawab bahwa dalam waktu dekat ini LMR-RI akan mengadakan seminar anti rasuah (Anti Korupsi) tingkat nasional di Makassar yang tentunya akan di hadiri dan menampilkan narasumber dari yang sangat berkompeten dari KPK dan Nara Sumber tingkat Nasional dan Lokal.

Andi Idham berharap bahwa LMR-RI Parepare dan Komda lainnya di Sulawesi selatan, harusnya bersatu padu yang dandaikan seperti sapu lidi, ya janganlah bercerai-berai, maka satukan hati dan pikiran serta tenaga kita agar bisa menyapu bersih lapangan yang luas seperti mampu menyapu lapangan Andi Makkasau yang luas dan dapat disapu bersih, seperti itu Korupsi kalau kita ingin hilangkan di daerah ini, kita harus bersatu padu untk melawan Korupsi itu tanpa pandang bulu, Tegas Putra Parepare ini kepada beberapa media yang hadir.

Andi Idham menghimbau, lembaga ini harus dikembangkan, dibesarkan karena lembaga ini adalah milik kita bersama bukan milik orang perorangan. Dan harus orang Parepare yang bangun LMR-RI Komda Parepare itu sendiri.

Menyangkut masalah nasional Andi Idham sendiri mengungkap tentang hilangnya minyak goreng dipasaran yang disebabkan oleh adanya kartel atau mafia minyak, maka masukan kepada menteri lewat LMR-RI H. Idham menyampaikan bahwa seharusnya pola ini dirubah.

Olehnya kata Andi Idham, pilihlah pemimpin yang benar-benar bisa menjadi pemimpin, yang mana pemimpin yang benar-benar bisa mewakafkan dirinya untuk bisa membela rakyat.

Menurut Andi Idham, Pemimpin saat ini jangan takut dikritik oleh rakyatnya karena dengan kritik itu untuk menjadikan Kota Parepare ini mejadi lebih baik. Tandasnya.

Laporan : Agen Hamzapkp713/Agen Jumardin/Agen Sukri Saini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here