SPIONASE-NEWS.COM, – GOWA – Sebanyak 104 pegawai Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, atau yang biasa disebut Lapas Bollangi menjalani rapid test Covid-19 di selasar kantor, Sabtu (06/06). Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa Victor Teguh Prihartono mengatakan rapid test ini merupakan langkah preventif mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas.

Pada kesempatan tersebut, Victor menyampaikan terima kasih kepada Tim Medis Lapas Narkotika Sungguminasa yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini dengan menyediakan rapid test kit, alat pelindung diri (APD). “Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim medis atas alat rapid test, vitamin, hand sanitizer, dan lain-lain,” ujarnya saat membuka pelaksanaan rapid test di Lapas Narkotika Sungguminasa.

Dalam kesempatan ini, Kepala Divisi Pemasyarakatan Taufiqurakhman dididampingi Kabid Pembinaan Bimbingan dan Teknologi Informasi, Rahnianto juga memantau pelaksanaan Rapid Tes Ini.

Taufiqurakhman menyampaikan arahan kepada seluruh pegawai untuk melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 secara dini dan intens.“Jangan ketakutan berlebihan, jangan menganggap remeh dan enteng, Jelasnya.

Kita laksanakan saja tata cara protokol covid-19 agar kita terhindar dari virus ini. Pakai sarung tangan, jangan sentuh muka, mata dan hidung. Jika semua itu kita laksanakan insya allah kita jauh dari virus Corona,” terang Taufiqurakhman lagi.

Lebih lanjut Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Victor Teguh Prihartono, mengatakan rapid test ini menjadi bagian untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. Menurutnya, hal ini merupakan langkah responsif untuk melindungi setiap pegawai dari penyebaran Covid-19.

“Rapid test ini merupakan tahap pertama untuk mengetahui apakah positif Covid-19 atau tidak. Apabila ada yang positif tentunya akan dilanjutkan pemeriksaan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19, seperti tes polymerase chain reaction (PCR),” jelas Victor.

Victor berpesan kepada para pegawai agar mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah. Bagi pegawai yang harus melaksanakan tugas kedinasan di kantor wajib menerapkan physical distancing sesama pegawai.

“Kita semua berharap pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa melakukan aktivitas kita seperti biasa dan jangan lupa untuk selalu menerapkan pola hidup sehat,” pungkas Victor.

Sekitar pukul 11.30 WITA, semua hasil rapid test diketahui. Total yang ikut rapid test yaitu 104 orang pegawai dan hasilnya dinyatakan Non-reaktif. “Tadi yang dicek 104 orang, Alhamdulillah semuanya Non-Reaktif ” ujar Victor.

Laporan /Editor : Agen 008 HI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 1 =