
SPIONASE-NEWS.COM,- PUISI – MAKASSAR – Di balik toga hitam yang sederhana,
berdiri nurani yang tak bisa dibeli.
Bukan sekadar kata-kata dalam pasal-pasal dan ayat-ayat, melainkan suara bagi hak yang nyaris terdiam.
Ia hadir di ruang sunyi pengadilan,
menggenggam keadilan yang kerap goyah.
Menjadi penyeimbang kuasa dan wewenang,
agar hukum tak kehilangan wajah manusia.
Untuk tersangka dan terdakwa ia berdiri kokoh, bukan membenarkan salah,
melainkan memastikan hak asasi manusia yang tetap bernapas
di tengah vonis palu hakim dan prasangka.
Saat yang lemah tak mampu membayar,
ia datang tanpa meminta imbalan.
Pro bono menjadi janji sunyi,
bahwa keadilan bukan barang dagangan.
Di luar palu hakim dan tumpukan berkas perkara.
Ia menyapa rakyat dengan penyuluhan dan nasihat hukum,
Menyalakan cahaya pengetahuan hukum,
agar masyarakat tak terus berjalan dalam kegelapan hukum,
Ia bukan patriot tapi Ia adalah seorang advokat sejati yang masih punya hati nurani, berani, tegas, tajam dan vokal untuk harga sebuah kebenaran……..Ia biasa dijuluki sang pendekar Keadilan “Officium Nobile”, Profesi yang sangat terhormat…….!!!
Advokat penjaga keseimbangan dan nurani hukum, yang setia mengabdi bukan pada kekuasaan, melainkan pada keadilan itu sendiri.
Penulis Puisi : Icky (Pimred Jurnal8)
Editor : IJG 007 ( Pimred Spionase-news.com)

























