SPIONASE-NEWS.COM,- GOWA – Para korban bencana alam Gempa dan tsunami Sulteng akhirnya bisa bernafas lega, setelah perjuangan yang sangat menyedihkan melawan ketakutan, kelaparan dan kesedihan, dimana harta bendanya dan sanak saudaranya hilang tanpa di tahu kemana rimbanya. Dan akhirnya mereka bisa tenang dengan hadirnya di dusun Bontobiraeng Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga kabupaten Gowa, Kamis (4/10).

Seorang warga yang sangat peduli dengan para pengungsi dari Palu, yaitu Hajjah Susanti, dengan lapang dada menerima pengungsi korban gempa tsunami sebanyak 24 orang, 12 orang laki-laki dan 12 orang perempuan.
Hajjah Susanti mengatakan, kami menerima para pengungsi karena kami memang masih kerabat dan masih ada hubungan keluarga, mereka datang ke Makasaar dengan menggunakan pesawat Hercules, ungkapnya.
Tapi salah seorang Pengungsi Hajjah Nilmawati (41), tiba-tiba harus dilarikan ke rumah sakit dr.Wahidin Makassar karena sakit, diduga sakitnya hepatitis dan sekarang sementara di opname di ruang UGD, kata Aipda Hamzah
Bhabinkamtibmas, Aipda Hamzah bersama kepala dusun Bontobiraeng, Dg.Liwang yang hadir di tengah-tengah pengungsi, sempat mendata para korban bencana alam Gempa dan tsunami Palu, ya ini tugas untuk laporan ke pimpinan kami yaitu pak Kapolsek, Tutupnya.
Laporan : Sofjan Dg.Jarre (Gw)

























