SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR – Pelaksanaan International Colloquium on Environmental Education (ICEE) 2020 yang dilaksanakan oleh STIE AMKOP Makassar berkolaborasi dengan South East Asia Academic Mobility (SEAAM). Pelakasanaan kegiatan tersebut berlangsung dari hari Kamis – Jum’at (4 – 6 Juni 2020).

Kegiatan ini merupakan ajang International Conference yang diselenggarakan secara virtual atau daring dengan aplikasi Zoom dan mengkombinasikan connecting live via Facebook.

Dengan aplikasi piranti virtual tersebut pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan sukses dan ini merupakan jejak kegiatan International Conference yang pertama dilakukan oleh seluruh institusi perguruan tinggi, khususnya di Indonesia sejak mewabahnya Corono Virus awal tahun 2020.

Abdul Karim selaku Organizing Committee International Conference ICEE 2020 menyampaikan bahwa ide awal dari pelaksanaan kegiatan tersebut dari diskusi/ sharing dengan senior-senior dari Community Insan Cita (komunitas HMI yang beranggotakan akademisi yang berlatar belakang HMI).

Akhir tahun 2019 yang lalu ide ini muncul disaat ketemu dengan senior-senior HMI khususnya dari Cabang Makassar, khususnya Ajd. Prof. Ismail Suardi Wekke, Ph.D (mantan Pengurus HMI Cabang Ujung Pandang dan PB HMI). Setelah itu berlanjut ke Dr. Natsar Desi (Mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar dan PB HMI).

Abdul Karim (Mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar dan PB HMI) juga mendapatkan dukungan dari senior-senior yang ada di Community Insan Cita tetap optimis melaksanakan International Conference dan menjadikan STIE AMKOP sebagai tuan rumah.

Bukan tanpa alasan kenapa STIE AMKOP ditunjuk sebagai tuan rumah oleh karena Abdul Karim sebagai dosen yang berhome base disana. Selain itu Bahtiar Maddatuang selaku ketua juga merupakan Kader dan Mantan Pengurus HMI Cabang Makassar.

Selain itu ada juga Sofyan Hamid Indar selaku Wakil Ketua III STIE AMKOP Makassar juga merupakan kader HMI dan Mantan Ketua Umum HMI Komisariat AMKOP.

“International Conference tersebut tidak saja sebagai kewajiban Perguruan Tinggi dalam mengembangkan mutu dari kegiatan-kegiatan yang bertaraf Internasional.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi dosen untuk mempresentasekan hasil penelitian dengan outcomenya adalah publikasi ilmiah berindeks scopus. Ajd. Prof. Ismail Suardi Wekke, Ph.D juga telah mendapat persetujuan dari IOP yakni lembaga publikasi artikel ilmiah yang sudah diakui pada publikasi internasional karena telah berindeks scopus. Dengan dasar inilah Abdul Karim dan Ajd. Prof. Ismail Suardi Wekke. Ph.D untuk melaksanakan International Conference untuk membukakan ruang bagi kader HMI se-nusantara Indonesia untuk memediasi publikasi ilmiah bagi dosen-dosen yang berlatar belakang HMI sebagai implementasi kewajiban pokoknya pada Tridharma Perguruan Tinggi,” tuturnya.

Lanjutnya, “Sejak dibukanya kegiatan tersebut pada hari pertama dihari Kamis sampai dengan Jum’at ( 4 – 6 Juni 2020). Hampir semua SDM berpartisipasi dalam kegiatan ini secara mayoritas adalah HMI, mulai dari panitia, peserta, moderator/host hingga presenter semuanya yang berlatar belakang Hijau Hitam. Beberapa presenter dalam kegiatan International Conference tersebut yang jumlahnya 11 session selama pelaksanaan 3 hari. Hampir setiap session kader HMI yang selalu tampil walaupun dari universitas berbeda, mulai dari dalam negeri hingga luar negeri. Seperti misalnya presenter dari UI. UGM, ITB, IPB, Unhalu,UIN Alauddin IAIN Pare-Pare, dll. Sampai pada presenter dari universitas Luar Negeri seperti China dan Jepang, kesemuanya merupakan orang yang pernah disahkan keanggotaannya di HMI,”

Abdul Karim, Natsar Desi, Ismail S Wekke, Bahtiar Maddatuang dan Sofyan Hamid Indar sepakat menyampaikan bahwa International Conference ICEE 2020 sebagai ajang silaturrahmi kader HMI lintas generasi, kota, provinsi, universitas, Negara hingga Benua pasca Idul Fitri 1441 H / 2020 M. Sebabnya adalah semua potensi yang digerakkan untuk menunjang kesuksesan pelaksanaan kegiatan tesebut mayoritas berlatar belakang hijau hitam yang sudah berafiliasi dalam institusi perguruan tinggi. Kesemuanya melanjutkan bahwa bukan hanya kegiatan HMI secara formal kita saling mendukung, namun kegiatan apapun selagi itu dapat memberikan konstribusi kepada HMI untuk Ummat dan Bangsa. Mereka akan sepakat untuk saling mendukung dengan tetap memakai slogan Yakin Usaha Sampai.

“International Conference ICEE 2020 selain ajang silaturrahmi secara virtual tapi juga dijadikan sebagai wadah untuk dapat membangun komunikasi secara intens kembali. Selain itu dulunya mereka ini adalah orang-orang yang hebat dan terbiasa dalam menyusun program agenda-agenda secara terstuktur dengan tekanan yang besar tapi demi Umat dan Bangsa, kader HMI akan tetap bersedia dalam kondisi apapun dan harus cepat berakselerasi dengan situasi termasuk Crisis Pandemic Global Covid-19,” tutupnya.

Laporan : Agen 094 As

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − 12 =