SPIONASE-NEWS.COM,- WAJO – Salahsatu SPBU di jalan poros Bone – Wajo menjadi sorotan warga sekitarnya, tak disangka SPBU atau Pertamina tertangkap basah lagi menjual BBM subsidi kepada pelanggannya dengan menggunakan jerigen yang volumenya 20 liter per Jerigen, Kamis (21/5/2020).

Modus operandi baru yang dilakukan penyelundup BBM ke Industri, dengan memakai mobil pribadi berplat hitam untuk memuat BBM yang diisi di Jerigen 20 liter, hal inilah cara yang dipakai untuk mengelabui petugas di lapangan, poto diambil beberapa waktu lalu dan aparat keamanan yang lalu lalan seakan tidak peduli dengan modus kotor ini.

SPBU 76.909.03 Pallawarukka yang terletak di jalan poros Bone – Sengkang Pammana Kabupaten Wajo, kebal hukum dan seakan Pihak Pertamina dan Aparat Hukum tutup mata dan tidak ada tindakan yang jelas, pihak SPBU berkelit kalau Jerigen yang ia isi diatas mobil avanza tersebut adalah akan diselundupkan untuk pemakaian ke Industri, Anwar mengatakan bahwa BBM dijerigen itu hanya jatah untuk desa-desa didaerah pegunungan dan bukan BBM yang bersubsidi, kata Anwar penanggung jawab SPBU 76.909.03.

Menurut Anwar lagi, bahwa pemilik SPBU ini adalah Bosnya yang bekerja di PT. Bumi Karsa Makassar, dan beliau yang memerintahkan untuk meladeni pengisian Jerigen, Ucapnya.

Modus operandi baru menyelundupkan BBM ke Industri, memakai mobil plat hitam memuat BBM yang diisi di Jerigen 20 liter

GM PT Pertamina (Persero) MOR VII Sulawesi Selatan yang hendak di Konfirmasi atas permasalahan SPBU di Wajo ini, tidak bisa dihubungi karena kesibukannya.

Asri HF Anggota Tim Investigasi LMR-RI Komda Makassar yang sempat lewati jalan poros Bone – Sengkang menangkap basah pengisian Jerigen tersebut di SPBU resmi Pemerintah ini, berkata bahwa sebenarnya untuk pengisian Jerigen itu sudah tidak boleh lagi di lakukan oleh SPBU karena memang sudah ada larangan oleh pihak PT.Pertamina (Persero).

Lanjut Asri HF, Aparat Hukum dalam hal ini kepolisian harus turun tangan menyegel SPBU nakal seperti ini karena sudah mengambil hak jatah BBM masyarakat di daerah itu, apalagi kalau biasanya isi Jerigen seperti itu, biasanya untuk industri atau penggunaan pada pengaspalan jalan, yang aturannya seharusnya bermohon ke PT. Pertamina, bukan dengan mengambil jatah rakyat, Ungkapnya.

Pihak Polres Wajo Sengkang yang juga sempat di Konfirmasi, Kasat Reskrim tidak ada di tempat, menurut anggotanya pak Kasat keluar kantor.

Sampai berita ini dinaikkan, modus operandi pengisian BBM menggunakan Jerigen yang dimuat ke mobil pribadi dan mobil Box masih saja berlangsung di SPBU tersebut.

Laporan : Agen Firman/H.Jemmy

Editor : Agen 007 IJG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − 5 =