SPIONASE-NEWS.COM,-MAKASSAR-Dana bantuan yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dimana 30 sekolah Taman Kanak-kanak yang memperoleh dana tersebut dengan jumlah yang berbeda-beda, karena bantuan ini diperoleh berdasarkan jumlah siswa berkebutuhan khusus di sekolah Taman Kanak-kanak masing-masing.

Wia telpon ibu AN sebagai inisial nama menyampaikan bahwa kami dari beberapa sekolah / Lembaga menerima dana bantuan itu per anak dapat 1,5 juta, tapi setelah masuk di rekening langsung diminta semua sama pak sirajuddin dibagian seksi pembelajaran, katanya karena dia yang mengurusi semua mulai dibuatnya proposal sampai nanti pembuatan pertanggungjawaban, saya hanya bertanya trus guru-guru saya bagaimana nanti, beliau bilang nanti semua pengadaan pak sira (nama panggilan) yang akan melakukan.

Seharusnya Anggaran ABK ini dikelolah oleh masing-masing sekolah,

karena ketika ada pemeriksaan maka sekolah-sekolah yang menerima Anggaran inilah yang akan diminta pertanggungjawabannya.

Setelah dikonfirmasi langsung tanggal 28 September 2018 tentang Anggaran Anak Berkebutuhan Khusus Ini di sudiang pada acara pelatihan Pusat Kegiatan Guru (PKG) Pak Sirajuddin mengakui adanya anggaran tersebut sekitar kurang lebih 60 Lembaga dan semua disetorkan ke sira untuk pengadaan dan pelaporannya akhirnya
Menurutnya, saya yang mengusulkan dari awal dan semua saya yang tau ungkap sira

Penyimpangan yang dilakukan oleh sira merupakan hal yang tidak wajar. Hal ini telah melanggar kode etik dan juknis dimana terdapat perampasan hal terhadap sekolah yang seharusnya sebagai pegawai di bidang seksi pembelajaran tidaklah pantas melakukan hal ini.

Seharusnya sebagai pegawai Dinas Pendidikan kota Makassar mengajarkan hal baik kepada Lembaga/Sekolah Taman Kanak-kanak bukannya malah merampas hak mereka.

Laporan : Agen 008 HI (MKSAR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here