SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR – Selama masa Pandemi Covid-19 melanda seluruh belahan dunia tidak terkecuali Indonesia, khususnya di Kota Makassar. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai aktivitas mengalami kelumpuhan dan kelesuan, termasuk proses pengkaderan di Himpunan Mahasiswa Islam di seluruh Indonesia, Rabu (15/07/2020).

Dengan melihat kondisi tersebut, Tiga HMI Cabang besar di Indonesia, yakni Cabang Makassar, Cabang Makassar Timur dan Cabang Gowa Raya akan menyelenggarakan Masa Pengenalan Calon Anggota (MAPERCA). Ketiga Ketua Umum HMI Cabang tersebut telah melangsungkan pertemuan di Warkop Padaidi Jl. Perintis Kemerdekaan Kota Makassar, Selasa (14/7/2020).

Untuk menyamakan persepsi MAPERCA Ketiga Cabang sebagai upaya menjalankan proses pengenalan Calon Anggota di Himpunan Mahasiswa Islam.

Ketua Umum HMI Cabang Makassar, yakni Muh. Yusuf menyampaikan bahwa HMI merupakan organisasi pengkaderan yang tentunya harus menjalankan proses pengakderan. Walaupun dimasa seperti sekarang ini (Covid-19), aktivitas pengkaderan tidak boleh terhenti,”

Hal senada disampaika oleh Ardiansyah Syamsuddin selaku Ketua Umum HMI Cabang Makassar Timur, menyampaikan bahwa sudah saatnya HMI harus bangun dari tidurnya selama 4 bulan terakhir ini. Tidur yang dimaksud adalah tidak adanya kegiatan rutinitas pengkaderan yang berjalan, semenjak masa Covid-19.

Sementara Ardiansyah, Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya menyampaikan bahwa HMI sudah saatnya harus berakselerasi dengan zaman, termasuk melaksanakan kegiatan yang selama pada tingkatan jajaran di HMI yang pelaksanaannya secara luring (offline), sudah saat kegiatan dilaksanakan secara daring (online).

Ketiga Ketua Umum tersebut menyepakati jika kegiatan yang berbasis virtual sudah harus menjadi kebiasaan baru bagi lingkungan HMI selama tidak mengurangi konten subtansi nilai. HMI sudah harus melakukan sebuah rekonstruksi pola rekruitmen atau kaderisasi sesuai dengan perkembangan secara kontemporer. Jika tidak ada akselesarasi di lakukan maka bisa jadi HMI sebagai organisasi kader yang telah mencetakan banyak kader di Republik ini akan masuk dalam fase tidur panjang.

Abdul Karim selaku mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar yang juga turut hadir dalam pertemuan ke Tiga Ketua Umum HMI Cabang tersebut. Ia menerangkan bahwa dirinya sangat menyepakati rancangan metode MAPERCA tersebut. HMI selama ini adalah organisasi yang selalu mencetak kader-kader bangsa, dimana sebagian kadernya telah menjadi telah berperan dalam kemajuan bangsa pada berbagai bidang. Oleh karena itu, upaya dari ketiga Cabang tersebut yang akan menyelenggarakan MAPERCA dengan versi virtual harus diapresiasi sebagai pola baru dalam memperlihatkan eksistensi HMI di masa Pandemic Global Covid-19.

Ismail Suardi Wekke yang juga merupakan mantan Pengurus HMI Cabang Ujung Pandang memberikan dorongan motivasi kepada ketiga Ketua Umum Cabang yang mungkin selama ini sangat jarang mengadakan pertemuan secara luring. Namun dengan niat pelaksanaan kegiatan MAPERCA versi virtual, ketiga Ketua Umum duduk bersama sebagai kepedulian terhadap lumpuhnya proses pengkaderan selama beberapa bulan belakangan ini. Senior HMI tersebut menilai bahwa pertemuan ketiga Ketua Umum Cabang tersebut merupakan angin segar dalam keberlanjutan proses pengkaderan di tingkat HMI.

Pada kesempatan lain, Muzakkar NB yang juga merupakan senior dari HMI Cabang Ujung Pandang menilai intensitas pengakaderan yang selama ini masih dengan metode luring. Maka dimasa sekarang ini harus dilakukan secara virtual, bukan hanya sebagai menjaga kuntiunitas pengkaderan tapi juga mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga jarak serta membatasi pertemuan dalam skala tertentu. Muzakkar NB juga dijadwalkan sebagai Host dalam acara pemantapan pelaksanaan MAPERCA yang dijadwalkan pada hari Senin nanti.

Pahmi (Mantan Pengurus HMI Cabang Makassar) yang juga hadir pada pertemuan tersebut menyampaikan bahwa selain ketiga Cabang ini tidak hanya perlu intens dalam proses pengkaderan. Namun ketiga Cabang HMI ini juga perlu meningkatkan diskusi dan kajian-kajian akademik terhadap keberlanjutan pembangunan di Sulsel, khususnya pada kondisi lingkungan. Bukan tanpa dasar karena selama beberapa bulan terakhir, beberapa Kabupaten di Sulsel dilanda banjir dan longsor dan terkahir semalam di Luwu Utara.

Laporan : Agen 094 As

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 3 =