Spionase-News.com.Bulukumba – Kejadian ini bermula ketika Sahabuddin mencurigai mobil pick up No.Pol DD 8223 HG yang bermuatan jerigen kemudian membuntutinya hingga ke jalan garuda kecamatan caile Kab.Bulukumba.

Sesaat setelah sampai di tujuan Sahabuddin pun bertanya kepada pengemudi pick up tersebut. “Apa di muat dalam jerigen ini ?” tanya Sahabuddin

Pengemudi kemudian menjawab “Bensin pak” seraya memanggil bosnya untuk keluar rumah.

Adly pemilik usaha bbm ilegal keluar dengan wajah penuh emosi kemudian menjawab bahwa bensin yang dia muat tidak memiliki ijin sama sekali. “tidak ada ijinnya .”ungkap Adly

Adly juga menambahkan bahwa usahanya ini di bantu dan di backingi oleh kakaknya yang juga anggota polsek berpangkat Brigpol. Berinisial AWR. “saya punya usaha ini dengan kakak yang anggota polsek di bantaeng Brigpol.AWR.” Lanjut Adly

Sahabuddin pun kemudian meminta ijin untuk pamit keluar dari rumah dan mengambil gambar mobil pick up tersebut, tanpa berfikir panjang adly kemudian berteriak meminta anak buahnya mengambil samurai di dalam rumah.

Ambilkanka samurai ku. “terika Adly tapi tidak di gubris oleh anak buahnya, yang memaksa Adly mengambil sendiri samurainya kemudian mengayunkannya ke tangan kanan, tangan kiri serta kepala dari Sahabuddin Rauf.

Ketua BAIN HAM ini pun bersimbah darah yang menyebabkan tangan kiri, kanan dan kepalanya sobek akibat sabetan samurai Adly.

Sahabuddin pun melaporkan hal ini ke Polres Bulukumba dan di tindak lanjuti hingga saat ini Adly sudah di amankan di Polres Bulukumba, Brigpol AWR yang di konfirmasi terkait hal ini mengakui usaha bisnis ilegal yang di jalankan oleh Adiknya. “iye betul, usahanya ade’ itu. “papar Brigpol AWR.

Laporan : Ukhie

Agen. : 008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here