
SPIONASE-NEWS.COM,- ENREKANG – Si jago merah kembali berulah di Kabupaten Enrekang. Pasar Agro Desa Sumillan, Kecamatan Alla, terbakar pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.15 WITA. Api menghanguskan 9 kios yang sekaligus menjadi tempat tinggal dan warung makan warga. Senin (14/05/2026).
Kronologi Kejadian
Ledakan pertama kali terdengar oleh warga dan pedagang yang masih beraktivitas di sekitar pasar. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik atau kebocoran tabung gas.
Wildan, warga sekaligus penghuni di sekitar Pasar Agro, menuturkan kesaksiannya:
“Saya dibangunkan dan langsung melihat kejadian itu. Saat itu belum ada pemadam yang menangani. Saya hubungi hampir semua aparat yang ada di kontak saya, termasuk anggota DPRD Enrekang yang saya kenal, pejabat pemerintah setempat, dan pihak kepolisian. Saya sambung 2 sampai 3 kontak yang ada. Alhamdulillah Pak Aspin dari Polsek Alla angkat dan langsung hubungi pihak pemadam Kecamatan Alla.”

Ia menambahkan, respons mulai terlihat sekitar 30 menit kemudian.
“Kurang lebih 30 menit dari kejadian, Pak Aspin kirimkan video mobil pemadam sudah jalan menuju Pasar Agro. Dan menurut informasi, kira-kira Pak Camat Alla yang bawa langsung mobil pemadam itu ke lokasi kejadian,” sambungnya melalui media sosial.
Kerugian:
Api melalap habis tak tersisa kios milik Papa Fauzan, Papa Lisa, Warung Mama Adding, serta 6 kios lainnya. Barang dagangan seperti bawang merah, bawang putih, beras, dan sembako lainnya ikut terbakar. Kerugian materiil belum dapat ditaksir, namun dipastikan cukup besar karena kios juga berfungsi sebagai tempat tinggal. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sorotan Warga: Minim Perhatian Pemerintah
Kebakaran ini tercatat sebagai yang pertama sejak Pasar Agro dibangun pada masa jabatan mantan Bupati La Tinro La Tunrung. Warga menilai kurangnya perhatian pemerintah setelah pasar dibangun, baik dari segi pembangunan fisik maupun pelayanan.
Menurut informasi warga, pertemuan antara pemerintah dan pengguna pasar untuk meninjau instalasi listrik sudah sering dilakukan, namun tidak pernah terealisasi.

“Para pengguna sudah bisa berasumsi bahwa setelah ada kejadian baru akan ada perhatian. Mungkin banyak atau sedikit, tapi kami berharap pemerintah memperhatikan Pasar Agro karena ini salah satu aset daerah dengan pendapatan daerah yang cukup besar,” ungkap salah satu pedagang.
Harapan Masyarakat berharap pemerintah hadir melayani sesuai fungsi dan tugasnya sebagai pembuat kebijakan dan pelaksana tupoksi. Perbaikan instalasi listrik, peningkatan fasilitas pemadam, serta pengawasan berkala di Pasar Agro menjadi tuntutan utama agar kejadian serupa tidak terulang.
Narahubung:
Wildan – Saksi/Warga Pasar Agro Sumillan
[Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang]
Catatan Redaksi:
Data kerugian dan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil investigasi resmi dari pihak kepolisian dan dinas terkait.
Laporan : Agen 014 Ibn

























