
3 hari menghilang dan sempat diumumkan di berbagai Medsos, ternyata ditemukan warga telah meninggal di semak-semak

SPIONASE-NEWS.COM,- ENREKANG — Kasus kematian seorang wanita pedagang bawang bernama ibu Salma (50), warga Sossok, Kelurahan Mataran, Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang, sempat menggegerkan warga, selama kurang lebih 3 hari telah dilaporkan hilang di berbagai medsos.
Kematian Pedagang bawang ini memasuki babak baru. Tiba-tiba Seorang pria berinisial “MAR” yang diduga terlibat dalam kasus kematian Salma, telah menyerahkan diri ke Polsek Anggeraja, pada Jum’at (21/08/2026).
Lelaki MAR kemudian dibawa ke Polres Enrekang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan sekaligus sebagai bagian dari upaya Kepolisian mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi massa dari pihak keluarga korban.
Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan. Dalam pemeriksaan awal, Lelaki MAR disebut mengakui keterlibatannya dalam kasus kematian Salma.
“Betul, terduga pelaku sudah kita amankan di Polres Enrekang dan pelaku sendiri sudah mengakui bahwa dia adalah pelaku pembunuhan,” ujar Kapolres saat ditemui di Mapolres Enrekang, Jumat (21/08/2026).
Meski demikian, Kepolisian masih terus mendalami keterangan tersebut untuk memastikan kronologi dan rangkaian peristiwa secara utuh. Polisi juga masih mengumpulkan fakta-fakta lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Dari pemeriksaan awal, faktor ekonomi sementara diduga menjadi motif. Namun, Kepolisian menegaskan bahwa dugaan motif tersebut masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan akhir sebelum seluruh proses penyidikan selesai.
Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.Ik mengimbau kepada keluarga korban dan masyarakat untuk tetap tenang serta mempercayakan penanganan perkara kepada pihak kepolisian.
“Kami berjanji kurang dari satu minggu akan melakukan Press Release Konferensi Pers terkait kasus ini,” kata AKBP Ketut Yoga Saputra.
Perkembangan kasus tersebut turut mendapat perhatian dari Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga. Bupati hadir bersama Kapolres Enrekang dan mengimbau seluruh pihak agar menjaga situasi tetap kondusif serta memberikan kepercayaan kepada aparat kepolisian untuk mengungkap perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bagi keluarga korban, penyerahan diri MAR menjadi perkembangan penting dalam upaya mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian Salma. Namun, sejumlah pertanyaan mengenai kronologi kejadian, motif, serta fakta-fakta lain masih menunggu jawaban dari proses penyidikan Kepolisian.
Hingga kini, MAR masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Enrekang. Penyidik terus mendalami keterangan terduga pelaku guna mengungkap secara menyeluruh kronologi, motif, serta fakta hukum dalam kasus tersebut.
Bupati Enrekang turut menyampaikan duka cita dan belasungkawa kepada keluarga almarhumah. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada info resmi dari pihak Kepolisian, apa motif sebenarnya terbunuhnya Ibu Salma ini.
Laporan : Agen 015 Alfin/Agen 014 Wildan






















