SPIONASE-NEWS.COM,- BANDA ACEH – Menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Aceh 440/480 tanggal 12 Maret 2020, Gubernur Aceh dalam suratnya yang ditandatangani oleh Taqwallah mengenai aktivitas PNS untuk kesiagaan dan pencegahan Virus Corona telah memberikan instruksinya, Minggu (15/03/2020).

PLT Gubernur Aceh Ir.Nova Iriansyah melalui Sekda Aceh Taqwallah menyatakan bahwa para PNS lingkup pemerintah Aceh untuk penggunaan absensi finger print dihentikan sementara digantikan dengan manual.

Penghentian apel pagi, upacara apel Senin besok, dan senam Jumat.

Penundaan bagi PNS bepergian ke luar negeri, luar daerah, kecuali penugasan khusus oleh pimpinan PNS yang bertugas dipelayanan publik untuk memaksimalkan pengunaan alat perlindungan/pencegahan penyebaran virus.

Setiap PNS yang gejala sakit, flu, demam, batuk segera memeriksakan diri ke dokter dan menyamakan cuti pada atasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penundaan, penghentian ini berlaku sejak Senin tanggal 16 Maret 2020 sampai batas waktu yang ditentukan.

Demikian penyampaian Taqwallah Sekda Aceh yang ditujukan kepada perangkat daerah satuan kerja Pemerintah Aceh.

Pemerintah Aceh juga meliburkan sekolah untuk mengantisipasi Virus Corona, Mengantisipasi merebaknya kasus Corona pemerintah Aceh telah meliburkan siswa mulai dari SD, SMP dan SMA.

Hal tersebut disampaikan oleh PLT Gubernur Aceh Ir.Nova Iriansyah, Minggu (16/3/2020).

Untuk surat resminya belum diterbitkan, Langkah ini dilakukan pemerintah Aceh untuk mengantisipasi kasus Corona yang merebak serta adanya inteuksi Presiden Republik Indonesia.

Sementara itu Kadisdik Aceh Rahmat Fitri mengintruksikan juga untuk SD, SMP dan SMA diliburkan sementara untuk SMK yang pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tanggal 16-19 Maret 2020 tetap dilaksanakan, karena jumlah lokalnya sedikit.

Persiapan ujian SMK sudah final, Namun kesehatan siswa tetap diperhatikan dan upaya pencegahannya. Sementara itu aktivitas perkantoran mengantisipasi virus Corona juga mengintruksikan kepada jajarannya untuk tidak melaksanakan aktivitas diluar serta bepergian ke luar kota, Perjalanan dinas, kepanikan belum terasa di Aceh hanya rasa was was tetap ada.Atas kejadian ini, Warga mulai mencari masker dan anti septik yang mulai sulit ditemui dipasaran.

Laporan : Agen M.ti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 5 =