SPIONASE-NEWS.COM, – MAKASSAR – Hujan datang Kambing lari, itulah pepatah lama yang sering kita dengar dari orang tua kita yang sering bercerita tentang pepatah lama tersebut, tapi hal ini lain lagi, Banjir datang Warga kecewa dan sedih……!!

Bagaimana tidak kecewa, setiap datang hujan deras dan banjir, rumah mereka dimasuki air dan kadang tingginya sampai sebatas dibawah lutut, semua barang-barang seperti kursi, lemari dan perabot lainnya harus diangkat untuk dipinggirkan dari genangan air yang masuk kedalam rumah, Ujar Sony geram, salah seorang Warga RW 14 di bilangan jalan Muh.Tahir kompleks Jongaya Indah dan kompleks perumahan Griya Kumala Mas, Jum’at (02/04/2021).

Tampak pak Trisna dan Andi Ilyas Tokoh Masyarakat

Hujan deras yang tanpa henti sejak dari hari Kamis (01/04/2021) kemarin, membuat seputaran kota Makassar terendam air termasuk jalan-jalan protokol didalam kota Metropolitan Makassar Provinsi Sulawesi selatan.

Hujan yang tiada henti sampai sore hari Jum’at (02/04/2021) ditambah lagi dengan adanya pemadaman listrik oleh PLN karena ada beberapa gardu PLN yang diduga meledak membuat beberapa warga Makassar di Jongaya Indah seputaran Komplek Kumala Permai tampak berhamburan keluar rumah untuk melihat debit air yang sudah memenuhi kanal besar yang ada didaerah Kelurahan Jongaya Kecamatan Tamalate Kota Makassar.

Media ini yang coba menghubungi Camat Tamalate dan Lurah Jongaya, Hpnya tidak aktif, mungkin lagi dilapangan melihat situasi banjir, Kata salah seorang warga yang minta namanya tidak ditulis.

Langganan banjir seperti ini, memang menjadi musiman bagi warga Jongaya dan Griya Kumala Mas, Warga seakan-akan bingung kemana saja Wakil Rakyatnya yang duduk di DPRD Kota Makassar, padahal masalah ini telah beberapa kali dilaporkan ke pihak Wakil rakyat dan pemerintah setempat, tapi kenyataannya hanya angin lalu saja.

Mungkin kalau pak Walikota Makassar, Danny Pomanto yang turun langsung, in shaa Allah pasti akan dicarikan solusi agar banjir ini tidak terjadi lagi apakah dengan dibangun got besar atau jalanan yang ditinggikan dan juga apakah kanal (got besar) yang dikeruk lagi hingga sekitar 3-4 meter kedalamannya oleh Dinas PU, Jelas Om Trisna dan H. Jaiman serta Andi Ilyas tokoh masyarakat di RW 14 Jongaya Indah.

Sejak berita ini dinaikkan, nampak anak-anak dikompleks Griya Kumala Mas RW 14 Kelurahan Jongaya Kecamatan Tamalate Kota Makassar masih bermain di genangan air, pertanda air belum juga surut dan masih menggenangi jalan dan rumah warga.

Warga bertanya kapankah hal ini, maksudnya banjir di Seputaran Jongaya Indah Kumala Permai bisa dicarikan solusi, ya kita tunggu saja pemimpin didaerah ini yang peduli rakyatnya..?

Laporan : Agen 009 Bagas PM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here