LMR-RI Meminta Balai Pompengan Jene’berang lebih selektif Lagi

Spionase-news.com Makassar – Direktur Utama PT. Karya Pribumi Nusantara HM. Sabir dinilai telah Meng’Kerja Rodikan’ pekerjanya, yang dimana HM. Sabir mendapat proyek jaringan pipa air baku sebesar 40 Milliar lebih TA 2015 dari Kementrian PU dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Pompengan Jene’berang

Sejak awal 2016 pemborong Sub-Kontraktor PT. KPN Lesman Sidabutar mengaku pihaknya hanya dijanjikan di bayar oleh HM. Sabir hingga akhir 2017 tidak menuai hasil alias tidak di bayarkan. “February 2016 proyek tersebut sudah selesai namun hingga 2018 pembayaran senilai ratusan juta rupiah untuk upah para pekerja belum dilunasi, padahal pekerjaan kami sudah selelsai “Ungkap Lesman Sidabutar

Ketua Investigasi dan Monitoring Presidium Pusat LMR-RI Idham Jaya Gaffar,SH.MH mengungkapkan bahwa PT KPN telah melanggar UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 dan Keputusan Menteri dan Gubernur Tentang UMP dan UMK. “Kami akan menindak lanjuti hal ini, dikarenakan pihak dari PT. KPN dinilai telah melanggar UU Ketenagakerjaan 2003. PU Balai Besar Pompengan Jeneberang diminta lebih selektif lagi untuk melihat pengusaha yang seperti ini, apabila di ikutkan tender klo perlu di Black-List perusahaannya “Papar Idham Jaya Gaffar SH MH

Lesman Sidabutar juga telah melaporkan Dirut. PT. KPN ke Polda Sul-Sel terkait dugaan penipuan LP/232/VI/2017/SPKTM pertanggal 5 Juni 2018. “Kami berharap agar upah para pekerja dapat terbayarkan dengan lunas “tambah Lesman

HM. Sabir yang di konfirmasi via WAnya, mengungkapkan bahwa pekerjaan Lesman belum selesai sepenuhnya, dan pekerjaannya di alihkan ke pekerja lain. “pekerjaannya tidak selesai, makanya di alihkan ke yang lain “papar HM. Sabir

“Sampai berita ini diturunkan (24/06/2018), belum ada tindak lanjut penyidik polda Sulsel, dan semoga hak rakyat kecil bisa terbayarkan secepatnya apa lagi nilai proyek yg sangat besar ” tegas Idham yg juga dihubungi via WA pribadinya

Laporan : TIM INVESTIGASI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here