SPIONASE-NEWS.COM,- WAJO – Dua hari kabur pelaku persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur serta pengancaman dan diduga Pemerasan berhasil di amankan oleh tim Resmob Polres Wajo.

Pelaku persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur itu berhasil di gelandang oleh tim Resmob bersama unit PPA Sat Reskrim ke Polres Wajo, Rabu (27/01/2021).

Adapun kronologi kejadian persetubuhan berawal dari korban perempuan inisial AS berpacaran dengan pelaku inisial AG selama 6 bulan, tapi asmara mereka makin membara membuat lelaki AG meminta kepada perempuan AS untuk melakukan hubungan badan namun AS sempat menolak, namun dengan bujuk rayu dari AG, akhirnya perempuan AS pun mau melakukan hubungan badan (intim) dengan pacarnya AG di rumahnya.

Lelaki AG melakukan nafsu bejadnya itu dirumah AS di Terumpakae desa Liu kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo sekitar bulan oktober 2020 sampai Desember 2020, mereka berdua mengakui telah 6 kali berbuat hal demikian, namun orang tua korban AS sempat tidak mengetahui hubungan anaknya dengan pelaku AG, namun nanti setelah pelaku AG meminta sejumlah uang dengan alasan akan menyebarkan video mesum anaknya ke medsos dengan dirinya maka orang tua korban kaget dan langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Setelah penyidik unit IV Sat Reskrim Polres Wajo menerima laporan orang tua korban dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi serta visum et revertum, penyidik langsung melakukan kordinasi dengan unit Resmob dan turun ke lapangan untuk melakukan penangkapan kepada pelaku.

Pelaku sempat dua hari kabur karena AG tahu Ia dilaporkan ke Polisi oleh orang tua korban AS, akhirnya pelaku berhasil di amankan dirumahnya setelah sempat kejar-kejaran dengan petugas.

Pelaku AG saat di amankan mengantongi sebilah pisau dapur, menurut keterangan pelaku ia membawa pisau tersebut untuk jaga-jaga, kemudian pelaku di bawa ke Mapolres Wajo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Wajo AKP Muhammad Warpa yang ditemui media ini, mengatakan, “apapun alasan pelaku melakukan persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur tidak di benarkan dalam undang-undang, sekalipun mereka berpacaran kami akan proses dengan tegas apa lagi ada pemerasan yang di lakukan pelaku kepada orang tua korban, ” pungkasnya.

Sejak berita ini di naikkan, kasusnya sementara dalam proses Penyidikan.

Laporan : Agen Firman Liking 686

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here