SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR – Pelaksanan International Conference dengan mengambil Tema utama International Colloquium On Environmental Education (ICEE) 2020. Kegiatan taraf Internasional berlangsung selama tiga hari yang mulai dari tanggal 4 – 6 juni 2020.

Kegiatan tersebut malam ini pukul 21.00 waktu Makassar (6 Juni 2020) dan pukul 08.00 waktu California Amerika Serikat. Secara resmi Prof. Popy Rufaidah, Ph.D. (Attaché of Education and Culture, Indonesian Embassy USA) menutup Conference International ICEE 2020.Sebelum ditutup kegiatan tersebut, Abdul Karim selaku Chair dalam session Round Table Discussion and Closing Ceremony memberikan kesempatan kepada beberapa mitra dalam pelaksanaan program tersebut yakni:

1) Muhammad Adil Imam (Chairperson Executive Board of Student, Faculty of Tarbiyah anf Teacher Training, UIN Alauddin. Makassar).

2) Mujahidah, M.Pd. (IAIN Parepare, Indonesia).

3) Adj. Prof. Ismail Suardi Wekee, Ph.D. (Co- Chair ICEE 2020; Scientific Committee SEAAM).

4) Prof. Dr. Azhar Jaafar (University College of Yayasan Pahang, Malaysia).

5) Prof. Dr. Mohd Shamsuri Md Saad (Universiti Teknikal Malaysia Malaka).

6) Dr. Paiman Ahmad (University of Raparin, Iraq).

7) Bahtiar Maddatuang (STIE Amkop, Makassar; Indonesia).

8) Dr. Rosnaini Daga (Institut Bisnis Nitro, Makassar, Indonesia).

9) Syamsuddin Anwar (STAI-DDI Makassar, Indonesia).

Prof. Dr. Azhar Jaafar (University College of Yayasan Pahang, Malaysia) dan Prof. Dr. Mohd Shamsuri Md Saad (Universiti Teknikal Malaysia Malaka) sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh STIE AMKOP berkolaborasi dengan SEAAM dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Keduanya menyampaikan apreasiasi kegiatan tersebut karena di masa Pandemic Covid-19. Dimana hampir setiap orang lebih banyak dirumah atau work from home (WFH) dan social distancing. STIE AMKOP dan SEAAM melaksanakan kegiatan International Conference secara virtual dan berjalan dengan sukses pelaksanaannya selama 3 hari.

Selain itu keduanya menyampaikan jika hari ini dan kedepannya dibutuhkan lebih banyak kerjasama dalam hal penilitian untuk menunjang outcome publikasi yang tidak saja dalam satu Negara tapi sudah harus secara lintas Negara.

Hal senada juga disampaikan oleh Bahtiar Maddatuang sebagai Ketua STIE AMKOP Makassar untuk melakukan penjajakan kerjasama dengan Yayasan Pahang Malaysia dalam pelaksanaan Double Degree mahasiswa dalam jenjang study S1, S2 dan S3. Bukan tanpa alasan Bahtiar menyampaikan hal tersebut oleh karena rencananya dalam tahun ini STIE AMKOP Makassar akan membuka program study Doktor Ilmu Manajemen (S3).

Sementara pada kesempatan yang lain Adj. Prof. Ismail Suardi Wekee, Ph.D. (Co- Chair ICEE 2020; Scientific Committee SEAAM) menyampaikan bahwa saatnya pada ilmuan-ilmuan muda bergerak melakukan riset untuk memperlihatkan potensinya secara lebih akademik.

Sementara Prof. Popy Rufaidah, Ph.D. (Attaché of Education and Culture, Indonesian Embassy USA) sebelum menutup International Conference secara virtual melalui aplikasi Zoom dan live facebook menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh perguruan tinggi yang ikut keterlibatan dalam kegiatan tersebut.

Apreasiasi tersebut tidak hanya ditujukan kepada Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia tapi juga Universitas dari manca Negara karena mereka tetap membangun kolaborasi ditengah Pandemic Global Covid-19.

Selanjutnya dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa jika Perguruan Tinggi tidak mampu berakselerasi dan berinovasi ditengah situasi ketidakmenentuan seperti sekarang ini maka Perguruan Tinggi yang seperti itu tidak dalam berakselerasi dan eksis pada situasi saat ini.

Selain hal tersebut Prof. Popy Rufaidah, Ph.D menyampaikan kepada seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia dengan mencotohkan STIE AMKOP untuk bisa memikirkan lulusan dalam menghadirkan peluang kerja di tengah situasi Pandemic Global Covid-19.

Laporan : Agen 094 As

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 − 13 =