Spionase-News.com–MAKASSAR– Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. Rachmat Latief, Sp. PD-KPTI, kes, FINASIM yang didampingi Sekretarisnya, Dr. dr. H. Bahtiar Baso, M.Kes, Kasubag Program/Perencanaan, Hasbullah, SKM, M.Kes dan Kasubag Keuangan/Pejabat Pengadaan, Max Paembonan, bereaksi terhadap adanya pemberitaan yang sebelumnya diduga pekerjaan bangunan pagar dan paving blok bermasalah.

Dalam penyampaiannya, jika dirinya bersama stafnya sudah memenuhi panggilan Polrestabes Makassar terkait proyek pekerjaan yang menghabiskan APBD Rp. 3 Miliar lebih

“Kami sudah datang dan pemanggilan itu sifatnya konfirmasi bukan pemeriksaan,” kata Kadis.

Ia juga menyayangkan tidak sempat bertemu dengan LBH MIM yang menyoroti kasus ini dan sempat melayangkan surat permintaan klarifikasi.

“Saya tidak sempat ketemu dan menjawab permintaan klarifikasi dari LBH MIM karena sedang berada di luar kota begitu juga dengan Sekdis saya harus mewakili agenda saya di luar kantor,” tambahnya.

Lanjut dr. Rachmat, seandainya saya ketemu dengan pihak LBH tersebut pada saat itu mungkin saya sama-sama turun dan mengklarifikasi pekerjaan itu satu persatu.

“Pekerjaan tersebut bukan cuma pagar dan paving blok namun ada 23 item pekerjaan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Mitra Indonesia Mandiri, Hadi Soetrisno, mengatakatan, semua yang kami sampaikan masih sebatas dugaan sedangkan yang dapat membuktikan adalah penegak hukum.

“Biarkan penegak hukum bekerja secara profesional, masalah ditemukan atau tidak tindak pidana yang merugikan keuangan negara itu ranahnya mereka,” terang Hadi.

Ia menambahkan, bahwa tugas Lembaga kami hanya mengontrol, mengawasi dan melakukan pelaporan jika ada yang dicurigai menyimpang selebihnya itu urusan penegak hukum.

“Kami sudah duduk bersama dan mendengar langsung klarifikasi dari pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan terkait item-item pekerjaan yang kami dugakan dan sejauh ini kami menerima sambil menunggu tim kami apakah ada data dan baket tambahan yang layak dijadikan pelaporan selanjutnya,” pungkasnya.

Laporan : Husaen

Agen. : 008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here