SPIONASE-NEWS.COM,- JAKARTA – Komite Mahasiswa Dan Pemuda Reformasi (KMP Reformasi) meminta kepada pengadilan untuk serius menjalankan hukuman pidana kepada Saudara Heru Kurniawan (HK), pengendara Harley Davidson yang menabrak seorang nenek hingga tewas di Bogor pada 15 Desember tahun 2019 lalu.

KMP Reformasi mengendus HK ada hubungan khusus dengan petinggi terkait dengan kasus ini. Gunawa AL Bima menyampaikan ” Pada kutipan surat keputusan pengadilan negeri Bogor terkait kasus HK, sangat jelas memerintahkan untuk menahan yang bersangkutan, Rabu (10/6/2020).

Tapi terbukti HK masih bebas berkeliaran dan bekerja di salah satu BUMN sampai saat ini ada apa dengan Penegak Hukum sehingga saudara HK masih dibiarkan bebas dan menghirup udara segar sementara Pihak Korban berharap ada keadilan hukum yang harus berpihak kepada yang benar bukan kepada yang berduit atau pejabat BUMN!

“Pelaku pengendara Harley Davidson yang menabrak nenek tersebut sampai sekarang masih bebas ada apa?

“Ini ada yang aneh dan tidak sejalan dengan keputusan pengadilan. Terkesan HK ada yang melindungi sehingga dia bisa bebas sampai dengan sekarang. Mewakili hak masyarakat yang tidak memperoleh keadilan, kami meminta kepada pengadilan untuk meninjau kembali keputusan hukum terkait dengan kasus tersebut.

“Sekarang sudah bukan saatnya akal-akalan seperti itu. Kalau sudah diputus pengadilan negeri Bogor dengan pidana penjara harusnya HK sampai sekarang masih meringkuk di penjara. Ini aneh, orangnya bebas seperti “Negara ini emang punya bapaknya”, kata Gunawa AL Bima Ketua Umum KMP Reformasi.

“KMP Reformasi mengancam akan mendatangi PN Bogor untuk meminta kejelasan atas keputusan untuk menghukum HK seadil-adilnya atas perbuatan yang dia lakukan. Pihak terkait dengan keberadaan HK akan kita sambangi juga, tegasnya.

“Jadikan hukum sebagai Panglima tertinggi walaupun langit akan runtuh, Kebenaran tetap di tegakkan, tutup Gunawa AL Bima kepada Pers.

Laporan : Agen Fikri H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × 2 =