SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR – Persoalan kasus tanah yang sering marak terjadi di Kota Makassar, akhirnya pecah keributan lagi, menurut pengakuan pemilik tanah yang sah atas nama Ishak Hamzah, bahwa Pengajuan laporan pengelapan surat tanah (Rincik) yang telah dilaporkan di Polrestabes Kota Makassar sejak tanggal 17 Maret 2012. surat dengan nomor : STPL/ 671/III/2012/POLDA SULSEL/RESTABES MAKASSAR beberapa tahun silam mandek ditempat alias tidak jalan atau di petieskan.

Pemilik tanah akhirnya kembali lagi mempertanyakan dengan proaktif, sampai dimana penanganan kasus penggelapan Surat Tanah alias Rincik, dan kasus tersebut tidak bisa memberikan penjelasan tentang perkembangannya, apalagi yang dilapor adalah Saksi : Lk.Nurdin (50 thn), Senin (14/09/2020), Lk H.Rahmat umur (55 thn) pemilik RM.Nusantara dengan tuduhan Penggelapan Surat Tanah Rincik.

Sehingga Ishak Hamzah mempertanyakan kasus tersebut ke Polrestabes Kota Makassar pada hari Senin pukul 14.30 wita, akan tetapi Kasat reskrim yang susah untuk kami temui karena alasan ada kasus covid-19, Ujarnya.

Para Pelaku atau terlapor yang diduga belum tersentuh hukum karena alasan covid -19 sehingga para media mempertanyakan kembali ke Kasat reskrim Polrestabes Kota Makassar akan kasus ini.

Apakah begini pelayanannya, sehingga dari pihak kepolisian yang tidak mau bertemu lagi dengan teman-teman atau rekan-rekan media, dan memboikot, Ujarnya.

Kami ingin lebih tegas lagi pertanyakan kasus tersebut, tapi kesannya Kasat Reskim yang tidak koorporatif, sehingga kami meminta Kapolda Sulsel dan jajarannya dan Kapolrestabes Kota besar agar di berikan sanksi anggotanya karena kasat reskrim yang tidak menganggap kami sebagai mitranya, jelas salah seorang jurnalis.

Para jurnalis kembali ke Polrestabes Makassar untuk mempertanyakan kembali perkembangan kasus tersebut, namun lagi-lagi menemui jalan buntu, disebabkan Kanit !menangani kasus tersebut.

Tidak bisa memberikan penjelasan tentang kasus tersebut sehingga Ishak berinisiatif melaporkan ke Kasat Reskrim dan jajarannya untuk mempertanyakan tentang keterlambatan penanganan kasus tersebut.

Menurut penjelasan Alber salah satu anggota Propam Polda Sulsel bahwa berkas Ishak Hamzah baru saja diterimanya, dan akan kami pelajari dengan baik, sebelum kami ambil tindakan lebih lanjut, jelasnya.

Laporan : Agen Akbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 9 =