SPIONASE-NEWS.COM, – BANDA ACEH – Pemberlakuan jam malam di Aceh mulai berlaku sejak Minggu malam (29/3/2020) sampai dengan Jumat, 29 Mei 20202 mendatang.

Maklumat tersebut ditetapkan di Banda Aceh, 29 Maret 2020, Ditandatangani oleh Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haytar; Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin, Kapolda Aceh, Wahyu Widada, Pangdam Iskandar Muda, Teguh Arief Indratmoko, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Irdam, Minggu (29/3/2020).

Di antara poin dalam maklumat tersebut berisikan himbauan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah pada penerapan jam malam sejak pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 05.30 WIB.

Pengelola kegiatan usaha tidak membuka warung kopi/cafe, tempat makan dan minum, pasar, swalayan, mall, karoeke, tempat wisata, tempat olahraga, dan angkutan umum pada penerapan jam malam. Kecuali bagi angkutan umum yang melayani kebutuhan pokok masyarakat, dilengkapi dengan surat tugas atau dokumen yang menjelaskan aktivitas kerja, demikian poin kedua dalam maklumat bersama Forkopimda Aceh itu.

Pemberlakuan jam malam ini disambut positif warga Untuk mencegah terjangkitnya virus covid-19 yang saat ini sudah ada 5 penderita di Aceh.

Warga mulai mempersiapkan bekal di rumah, sejak siang sudah membeli kebutuhan keluarga. Beberapa pihak mulai tergerak untuk membantu warga berupa beras, telor, minyak makan.

Dan juga seperti di Aceh Tenggara beberapa desa (Kute) oleh kepala desanya membagikan sembako dari dana desa. Dan juga Walikota Sabang menyediakan pemotongan gajinya untuk membantu pencegahan Covid-19 Warga desa di ibukota Provinsi Aceh mulai melakukan pageu Gampong (mengawal desa) dengan menutup warga luar masuk kedesanya atau warga pendatang.

Bupati Aceh Besar Ir.Mawardi Ali justru meminta untuk menutup sementara bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) dan sudah menyurati pihak terkait.

Hal ini dikhawatirkan kepulangan warga Aceh dari luar daerah , terutama daerah merah juga warga luar daerah dan luar negeri. Untuk Pencegahan Virus Corona.

Sementara transportasi darat dan laut sudah mulai sepi,jalananpun sepi dari arus kenderaan baik roda empat dan roda dua. warung-warung, cafe tutup.

Plt.Gubernur Aceh Ir.Nova Iriansyah MT, Minggu, (29/3/2020) melakukan peninjauan untuk penempatan bagi tenaga medis yang menangani Covid-19 yaitu di Badan Pengembangan Sumber daya Manusia (BPSDM).

Laporan : Agen M.Tis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 − two =