
SPIONASE-NEWS.COM,- LUWU UTARA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu Utara kembali mengungkap kasus tindak pidana pencurian dalam pelaksanaan Operasi Pekat Lipu 2026.
Tim Resmob berhasil mengamankan tiga terduga pelaku yang masuk dalam target operasi di Desa Pongko, Kecamatan Sabbang Selatan, pada Selasa (14/07/2026).
Kasus ini bermula dari laporan seorang pemilik salon di Desa Mari-Mari, Kecamatan Sabbang Selatan, yang menjadi korban pembobolan pada Minggu malam (14/6/2026).
Korban mendapati gembok pintu usahanya telah dirusak, sementara sejumlah barang berharga, seperti speaker, mesin cukur rambut, alat sambung rambut, dan tabung LPG 3 kilogram, raib.
Penyelidikan berkembang setelah korban memperoleh informasi bahwa speaker miliknya sempat ditawarkan untuk digadaikan.
Berbekal petunjuk tersebut, Tim Resmob yang dipimpin Dantim Resmob AIPDA Syarifuddin melakukan penyelidikan hingga berhasil melacak keberadaan para terduga pelaku di Desa Pongko dan mengamankan mereka tanpa perlawanan beserta barang bukti.
Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Kadek Andi Pradnyadana, S.Tr.K., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama Operasi Pekat Lipu 2026.
“Setiap laporan masyarakat menjadi perhatian kami. Melalui Operasi Pekat Lipu, kami berupaya menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengapresiasi informasi dari warga yang turut membantu proses pengungkapan kasus ini,” ujar AKP Kadek Andi Pradnyadana.
Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga terduga pelaku mengakui telah merusak gembok salon sebelum membawa kabur barang-barang milik korban.
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit speaker, satu mesin cukur rambut, seperangkat alat sambung rambut, serta satu tabung LPG 3 kilogram yang diduga hasil tindak pidana pencurian.
Saat ini ketiga terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Luwu Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Penyidik juga masih melakukan pengembangan kasus dan memburu seorang terduga pelaku lainnya yang diduga turut terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Laporan : Agen 024 Arie Laupa






















