SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMKOP Makassar merupakan kampus Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) yang ada di Sulsel, Sabtu (15/08/2020).

Dengan predikat kampus Pertides, maka STIE AMKOP menyusun berbagai program dalam mendekatkan program ke desa. Salah satu dari program tersebut dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, yakni melaksanakan Program KKN Tematik BUMDes Pulang Kampung edisi Covid-19.

Bahtiar Maddatuang selaku Ketua STIE AMKOP Makassar menyampaikan bahwa program STIE AMKOP dalam tahun 2020 ini adalah lebih mendekatkan PT ke desa.

“Kegiatan ini selain merupakan program tahunan juga merupakan program yang sangat esensial karena tahun 2020, seluruh dunia mengalami dampak dari Covid-19.

Oleh karena adanya hal tersebut menjadikan STIE AMKOP lebih memfokuskan pelaksanaan program kampus untuk dapat berkonstribusi kepada masyarakat desa,” terangnya.

Lanjutnya, Hari ini tanggal (15/08/2020) secara resmi kami melepas peserta KKN Tematik BUMDes Pulang Kampung Edisi Covid-19 pada 8 Kabupaten di Sulsel dan Sulbar.

Sekitar 200-an mahasiswa STIE AMKOP menjadi peserta dan didampingi sekitar 50-an dosen pelaksanaan kegiatan program pengabdian tersebut.

“Dalam rentang waktu satu bulan lebih yang kami berikan, kami wajibkan kepada semua peserta KKN untuk aktif produktif dalam membantu dan mengedukasi masyarakat di berbagai bidang, terkhusus di bidang peningkatan mutu ekonomi desa,” tutupnya.

Abdul Karim sebagai Sekretaris LP3M STIE AMKOP menyampaikan bahwa saat ini lebih memfokuskan desa yang ada pada 8 kabupaten tersebut untuk dijadikan sebagai obyek penempatan mahasiswa KKN Tematik.

“Selama ini STIE AMKOP Makassar memang sangat fokus dalam peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai sarana untuk memajukan desa dari aspek pengelolaan potensi setiap Desa,” jelasnya.

“BUMDes juga memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi pada tingkat lokal desa, alternatif lain dari program ini adalah menumbuh kembangkan produktifitas pendapatan masyarakat desa dalam usaha-usaha kreatif,” Tutup Karim yang sebentar lagi menyelesaikan program Doktornya.

Laporan : Agen 094 As

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 + 17 =