SPIONASE-NEWS.COM,- BANTAENG – Polres Bantaeng adakan siaran pers pada hari senin (08/02/2021) tentang Perkaran tindak pidana penganiayaan dan pembunuhan, serta penganiayaan anak dibawah umur.

Kasus yang kini masuk dalam tahap penyidikan setelah kedua tersangka AK dan AA setelah kejadian langsung menyerahkan diri kekantor Polisi, Selasa (09/02/2021).

Kronologis kejadiannya, Rabu (27/01/2021) di Kampung Mappilawing Jalan Sungai Calendu kelurahan Malilingi Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng, ketika tersangka AK dan AA lagi nongkrong-nongkrong dekat rumahnya bersama teman-temannya, kemudian melintas Tasbir bin Syarir Saso dan Ferdi alias Baba bin Rappung dengan mengendarai sepeda motor sambil menggas-gas, memancing keributan.

Sehingga tersangka tersinggung, dan akhirnya mengejar kedua korban dengan menggunakan sepeda motor merk Yamaha Fino milik tersangka AA, sedangkan tersangka AK dibonceng oleh AA.

Dengan aksi kejar-kejaran balapan menggunakan sepeda motor hingga ke kalimbaung, akhirnya kedua tersangka AK dan AA bertemu dengan kedua korban yaitu Tasbir (19) dan Ferdi (14), walaupun kedua korban ini mengira bahwa 5 sepeda motor tadi yang ikut mengejar, masih ada bersamanya, sial bagi kedua korban karena rupanya, teman-teman yang ikut tadi mengejar justru telah belok arah dan tidak searah jalan dengan mereka.

Dipertigaan dekat Mesjid Rahmatullah Kalimbaung, korban Ferdi dan Tasbir sempat memberhentikan motornya, memastikan bahwa apa mereka masih di kejar oleh tersangka AK dan AA.

Tapi naas bagi kedua korban karena rupanya mereka dikejar oleh kedua tersangka dan sepeda motornya dipepet, dan Ferdi sempat menikam AK tapi ditepis oleh AA dan akhirnya AA yang sejak dari tadi membawa parang, langsung menebas tubuh Ferdi alias Baba dan sempat menangkis sabetan parang tersebut dengan kaki kanannya, yang membuat korban Tasbir tidak bisa mengendalikan sepeda motornya dan menabrak trotoar.

Melihat kejadian tersebut, kedua tersangka melarikan diri kerumah pamannya, dikampung Pasorongi Kelurahan Lamalaka Kabupaten Bantaeng.

Dan keesokan harinya kedua tersangka AK dan AA mendengar kalau Tasbir bin Syarir Saso yang membonceng meninggal dunia dan yang dibonceng luka sangat parah karena tebasan parang serta patah akibat jatuh dari motor.

Kedua tersangka Ashabul Kahfi bin Muh. Napri (AK) alias Bulu atau Boke dan Agung Ashari bin Bakri (AA) alias Saddang akhirnya menyerahkan diri ke Polres Bantaeng dan dijemput Tim Resmob Polres BantaengBantaeng.

AK juga disangkakan pasal 351 ayat (3) jo pasal 55 KUHPidana dan pasal 80 ayat (2) jo pasal 76C UU RI no.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sedangkan AA disangkakan pasal 351 ayat (3) KUHPidana dan pasal 80 ayat (2) jo pasal 76C UU RI no. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

Barang bukti sepeda motor Yamaha Fino dan Sepeda motor Fiz R yang digunakan tersangka dan korban, serta parang dan sebilah badik telah diamankan penyidik untuk dijadikan alat bukti di pengadilan nantinya, jelas Humas Polres Bantaeng.

Laporan : Agen 022 Suarni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here