Polres Enrekang dan Kodim 1419/Enrekang menggelar simulasi pengamanan Pemilu 2019, Senin (04/02/19).

Simulasi pengamanan pemilu 2019 itudi gelar di halaman kantor KPUD Kabupaten Enrekang jalan Jendral Sudirman No.25 Lingkungan Batili Kelurahan Galonta KEcamtan Enrekang Kabupaten Enrekang.

Puluhan personil gabungan dari kepolisian, TNI, masyarakat, hingga Komisi Pemilhan Umum (KPU). hadir di dalam simulasi itu.

Simulasi tersebut Dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Enrekang Kompol Muhajir didampingi Kasdim 1419 Enrekang Mayor Inf Alfred Tonak, Kasat sabhara serta TNI POLRI yang ikut dalam simulasi tersebut

“Simulasi kali ini adalah bentuk kesiapan Polri khususnya Polres Enrekang untuk hadapi segala kemungkinan yang terjadi pada proses rekapitulasi suara Pileg dan Pilpres yang akan dilaksanakan April 2019 mendatang,” kata Muhajir

“Di dalam simulasi dimulai dari proses pencoblosan dan penghitungan, hingga penanganan kerusuhan massa,” katanya lagi.

Dia menambahkan, dalam simulasi itu juga ada beberapa orang bertindak sebagai massa yang berpura-pura melakukan aksi dan kerusuhan pada saat pemilihan.

Simulasi itu menunjukkan dalam proses pengawalan diaadang orang-orang yang tidak menerima hasil penghitungan suara.

“Kemudian terjadi aksi dorong-dorongan dan lempar-lemparan plastik berisi air dari demonstran ke arah TNI POLRI yang melaksanakan pengamanan” katanya.

“Untuk plastik berisi air diibaratkan sebagai batu yang diperkirakan dipakai sebagai senjata oleh para demonstran jika kerusuhan pecah,” ucap Muhajir.

Selain itu Kabag OPs Polres Enrekang bernegosiasi kepada yang melaksanakan aksi untuk perwakilan masuk ke dalam untuk menyampaikan pendapatnya.

Laporan : Agen 056 Mansyar M (Ekg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here