SPIONASE-NEWS.COM,- MADURA JATIM – Presiden Tani Indonesia Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan HUT-RI Ke 76 yang digelar di Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (17/08/2021).

Mayjen TNI (Purn) H.Tatang Zaenuddin Irup HUT Kemerdekaan RI Ke-76 di Madura

Upacara dihadiri lebih dari 750 orang yang terdiri dari Keluarga Besar Lembaga Investigasi Negara (LIN), Keluarga Besar Koperasi Multidaya Nusantara Tiga (MNT), Para Petani, Nelayan, Peternak domba dan Santriwan dan Santriwati Pesantren Al-Akhyar yang dikomandoi oleh KH. Syafe’I, serta masyarakat yang ada di sekitar Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur.

Gus Robi Irawan Wiratmoko Sang Mercusuar Dunia, Ketua Dewan Pembina Lembaga Investigasi Negara (LIN) yang juga sekaligus Ketua Koperasi Multidaya Nusantara Tiga (MNT), mengatakan ke media ini melalui hp selulernya, “Bahwa Upacara Peringatan HUT-RI Ke 67 ini diadakan di Kabupaten Bangkalan Madura, karena sudah dari beberapa waktu yang lalu bahwasanya sudah disediakan lahan 400 hektare untuk ditanami porang”, tegasnya.

Gus Robi menambahkan, “Ini akan segera dijalankan dan semalam juga sudah ketemu dengan Pak Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron untuk mendapatkan arahan serta sinergi dalam menentukan optimalisasi lahan porang, hotel domba mandiri dan beberapa lahan sawah”, pungkasnya.

Mayjen TNI (Purn) Tatang Purnawirawan yang berjiwa sosial tinggi, memberikan amanat dalam Upacara sebagai Inspektur Upacara, Amanat tersebut secara garis besar mengajak seluruh aliansi masyarakat baik masyarakat umum atau pemerintahan, untuk jalankan Revolusi Pola Pikir.

Revolusi Pola Pikir adalah satu gagasan Presiden Tani Indonesia untuk memudahkan pencapaian pada tujuan Kesejahteraan Rakyat Nasional melalui Gerakan Ekonomi yang Adil dan Beradab. Sehingga Indonesia kembali Swasembada Pangan, Berdaulat Pangan dan Menjadi Mercusuarnya Dunia.

Selain megajak rakyat untuk Revolusi Pola Pikir, untuk mengembalikan pikrian kepada haknya yaitu benar katakan benar salah katakan salah, juga Mayjen TNI (Purn) Tatang, membuka gagasan bahwasanya Trisaki, Trilogi Pembangunan, itu adalah menguatkan Nawacita.

Tak segan Mayjen TNI (Purn) Tatang dengan lantang menyeru untuk sama- sama pastikan, sama-sama kawal, dan sama-sama saksikan tuntasnya Nawacita.

Acara Upacara ditutup dengan ramah tamah namun sebelumnya dilaksanakan seremonial peletakan batu pertama Hotel Domba Mandiri dan penyerahan bibit Porang kepada Petani.

Setelah selesai acara Upacara Peringatan HUT RI Ke-76, diteruskan wisata religi ke makam Raja-Raja Madura. Makam yang dimaksud adalah makam Raja Islam pertama di Madura Barat yang Bernama Raja Raden Pratanu Arosbaya, dan Raja-Raja yang lain.

Hal ini diapresiasi oleh Presiden Tani Indonesia Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin dan menyampaikan kepada media ini bahwasanya kita semua untuk tidak melupakan sejarah. Melestarikan sejarah Tingable dan Ingable untuk patut dijadikan renungan bagi generasi sekarang juga bagi generasi selanjutnya.

Presiden Tani Indonesia Mayor Jenderal TNI (Purn) H. Tatang Zaenudin terus menerus menyatukan aliansi masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa percaya diri, terlebih dimasa pandemic covid-19 ini. Semangat juang dengan lantang tercermin dalam amanat Inspektur Upacara.

Pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-76 ini tanpa ada takut dengan Covid-19, namun tetap mengingatkan semua untuk tetap jaga Kesehatan baik lahir maupun bathin.

Mayjen TNI (Purn) H.Tatang menyebutkan, Bahwa “Covid-19 merubah banyak kebijakan pemerintah, juga prilaku manusia. Maka dari itu kita semua kembali kepada zat kemurnian pikiran, untuk Revolusi Pola Pikir yaitu benar katakan benar, salah katakan salah, merah katakan merah, putih katakan putih. Jujur kepada Nurani, Patuh pada ketentuan sebagai manusia, Merdekaaa…!!! Merdekaaa…!!! Merdekaaa…!!!”, tegasnya sambil yel-yel bersama para hadirin.

Laporan : Agen 099 Elhan Zakaria

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here