SPIONASE-NEWS.COM,- BONE – Rapat Koordinasi
Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) di Hotel Novena, Kamis (01/10/2020).

Bupati Bone Dr.H.A.Fahsar M Padjalangi,M.Si yang membuka acara ini
dalam arahan dan Sambutannya mengatakan bahwa Bupati Bone dulu, tetap mengikuti Kebijakan pemerintah pusat untuk menindak tegas terhadap peredaran perdagangan gelap narkoba dengan mengeluarkan peraturan menteri dalam negeri nomor 12 tahun 2019.

Permen tersebut yang berbunyi tentang bagaimana peran pemerintah dalam memfasilitasi upaya -upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan prekursor Narkotika (P4GN) didaerah.

Serta instruksi presiden nomor 2 tahun 2020 agar pemerintah daerah melakukan rencana aksi, Merupakan bukti nyata bahwa negara kita sudah mengalami situasi darurat narkoba.

Kabupaten Bone dulu terkenal sebagai pemakai narkoba tetapi sekarang jadi distributor narkoba, dan pintu-pintu masuk narkoba ada 8 pintu masuk di luar jalan-jalan tikus, makanya di perlukan adanya sinergitas pemberantasan narkoba tidak hanya melibatkan pemerintah tapi juga elemen masyarakat dan tokoh agama.

Narkoba dirancang merusak generasi muda dan negara-negara berkembang untuk mengurangi persaingan di masa depan, narkoba bukan cuma bisnis tapi untuk merusak bangsa ini, karena kalau Indonesia lolos 2025 maka indonesia akan menyainginya China melampaui Amerika maka banyaknya narkoba yang dikirim dari china harus di berantas, maka demi masa depan generasi maka harus ada sinergitas dari pemerintah dan masyarakat.

Dan Bupati Bone berharap kepada aparat hukum agar tidak memberikan ampun pada pelaku narkoba dan tanpa pandang bulu, dan semoga rapat interaktif ini untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Turut hadir Danrem 141/TP Irjen TNI Djashar jamil,S.E dan beberapa anggota Forkopimda Bone.

Laporan : Agen Firman Liking 686/Agen 030 A.Acy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 − three =