SPIONASE-NEWS.COM,- PANGKAJENE KEPULAUAN – Reses temu konstituen Anggota DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan masa sidang pertama tahun 2023 2024, “Menjemput aspirasi untuk melayani rakyat” oleh Irwan Nursaid (IN) Fraksi Demokrat Dapil 1 Kecamatan Pangkajene Minasatene Balocci berlangsung di Kelurahan Bontoa Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep, Kamis (09/11/2023).

Dalam pemaparan materinya Irwan Nursaid menyampaikan bahwa reses kali ini di Kelurahan Bontoa merupakan resesi yang ketiganya.

“Reses merupakan momen untuk bersilaturahim dan momen juga di mana anggota Dewan DPRD datang untuk menyerap aspirasi daripada masyarakat mendengar dan melayani keluhan masyarakat yang akan kita teruskan dalam bentuk laporan resep yang ditindaklanjuti ke dalam dokumen pembuatan pokok-pokok pikiran nanti yang dilanjutkan ke SKPD terkait dan yang dimasukkan dalam kolom sipd kolom voucher yang akan dibahas dalam kegiatan penganggaran tahun depan atau masuk di perencanaan Tahun Anggaran berikutnya.” Menurutnya.

Lanjut Irwan dari Fraksi Partai Demokrat ini yang ditempatkan di komisi 2 DPRD Kabupaten Pangkep mengungkapkan bahwa komisinya itu bermitra dengan bidang kesehatan terkait Puskesmas, BPJS dan sebagainya, bermitra dengan Dinas Pertanian Dinas perikanan, perdagangan dan perindustrian dan lainnya.

“Hal-hal terkait masalah di mitra itu bisa kami tindaklanjuti ke dinas berkaitan baik di kesehatan maupun pertanian misanya yang tentunya jika ada urusan di bidang-bidang tersebut ya harus atau dapat berurusan dengan dirinya.” Ungkapnya.

“Sebagaimana dicontohkan misalnya bidang kesehatan jika ada yang bermasalah BPJS nya itu adalah salah satu yang menjadi wewenangnya untuk ditangani.” Ungkapnya juga.

Dijelaskan Irwan bahwa ke depan akan ada tugas dari pada petugas Kelurahan seperti RW untuk mempilos rumah warga miskin yang tentunya jelas akan ada tanda tiap rumah orang miskin itu bahwa ini adalah rumah miskin yang berhak menerima bantuan, hingga jelas bisa dibedakan mana orang miskin yang menerima bantuan atau yang tidak berhak, yang menurutnya dapat berpengaruh selama ini terhadap Pangkep termasuk daerah termiskin.

“Atas penyampaian yang rasional dan merupakan suatu bentuk keterbukaan yang lebih mungkin lebih adil, disambut antusias dan tepuk aplaos oleh warga masyarakat pertanda masyarakat sangat senang dan setuju dengan program tersebut.”

Menanggapi pertanyaan dalam dialog interaktif tanya jawab tentang adanya kartu Indonesia sehat (KIS) yang dinonaktifkan oleh pihak BPJS Kesehatan yang tak dapat digunakan pada saat dibutuhkan ketika ada keluarganya yang sakit dan mau berobat, pihaknya dengan meminta segenap wartawan media yang ada untuk mendampingi membawa dan mempertanyakannya ke pihak terkait sesuai dan berdasarkan regulasi yang berlaku.

Menurutnya seharusnya pemberhentian atau penonaktifan kartu kis seperti ini harusnya ada sosialisasi atau pemberitahuan terlebih dahulu.

Menyangkut para petani masalah mengenai kelangkaan pupuk Irwan menjawab bahwa pupuk itu berdasarkan RDKP, menyangkut drainase, lorong setapak yang dikeluhkan warga berjanji akan turun tangan untuk solusi ke depan.

Demikian juga masalah Hand traktor dan Combine Dia meminta kepada timnya untuk membantu pihak kelompok tani untuk membuatkan proposal untuk dilanjutkan ke dinas pertanian dan agar lebih memudahkan langsung membawa ke menjadi ruangannya kantor DPRD Pangkep.

Laporan : Agen 083 Bahar Tatang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here