SPIONASE-NEWS.COM,- PASAMAN BARAT SUMBAR – Semakin meningkatnya korban yang terindikasi positif Corona , di tambah dengan banyaknya ODP yang memilih untuk mudik menyambut bulan suci Ramadhan, pemerintah dengan tegas mengambil kebijakan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kamis ((23/4/2020).

Dengan di sahkannya PSBB diharapkan dapat mencegah dan mempercepat pemutusan mata rantai wabah Corona yang sangat membahayakan.

Kebijakan tersebut tentunya menjadi polemik yang besar di tengah-tengah masyarakat sosial yang mana telah menjadi sebuah tradisi menyabung silaturrahmi antara perantau dan masyarakat daerah.Dengan disahkannya PSBB di Kenagarian Air Bangis Kecamatan Sungai beremas Kabupaten Pasaman Barat, seluruh stakeholder berjibaku dengan peranan masing-masing untuk mengemban tugas dalam pemutusan matarantai wabah Corona, dimulai dari petugas pos jaga pemantauan dan pemeriksaan sampai petugas gabungan yang turun kejalan untuk mengingatkan sekaligus menghimbau untuk melakukan kerumunan dalam bentuk kegiatan sosial.

Tetapi sangat disayangkan kepada Puskesmas Air Bangis, yang merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan di kecamatan Sungai Beremas sebagai garda terdepan di dalam penanganan dan penindakan dalam bidang kesehatan dan medis malah memberikan kesempatan pada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk meninggalkan tugas kemanusian.

“Seorang pasien mendatangi UGD puskesmas sekitar pukul 10.45 wib, pasien datang dengan keluhan sakit perut yang luar biasa. Sesampainya di UGD pasien di sambut oleh dua orang perawat jaga yang kebetulan sedang bertugas, lalu perawatpun memeriksa tensi darah pasien.

Dan kemudian perawat jaga menghubungi dokter jaga yang malah berada di rumah. Alhasil dokterpun menyarankan pasien untuk pergi berobat ke tempat praktek dokter melalui perawat yang sedang bertugas”.

Hal yang seperti ini bukanlah pertama kali terjadi, akan tetapi masyarakat awam banyak menutup mata dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang bangaimana untuk menuntut pengaduan agar pihak petugas dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat awam yang seharusnya di daerah terujung di kabupaten Pasaman Barat kenagarian Air Bangis mendapatkan fasilitas pelayanan dibidang kesehatan khususnya.

Dengan kondisi yang demikian sangat di sayangkan kepada petugas medis yang melalaikan tugas dalam kondisi yang panas-panasnya dengan isu wabah Corona.

Diharapkan kepada yang terkait agar lebih memperhatiakan pelayanan terhadap keluhan pasien yang datang berobat, bukan malah cuci tangan seiring maraknya isu penyebaran wabah Corona.

Laporan : Agen Fikri H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here