SPIONASE-NEWS.COM, LUTRA – Akses jalan menuju Seko semakin menjadi perhatian khusus pemerintah provinsi Sulawesi selatan hal itu terlihat seusai rombongan TP2D Pemprov Sulsel yang di dampingi langsung oleh bupati luwu utara Indah Putri Indriani meninjau langsung beberapa titik-titik parah hingga wilayah mabusa, Sabtu (17/11) pagi.

Prof. Rudi Djamaluddin selaku ketua tim percepatan pembangunan wilayah Seko -rampi yang di temui usai peninjaun kondisi jalan mengungkapkan, bahwa kendala yang utama yang terlihat saat peninjauan adalah beratnya medan di sepanjang ruas jalan rongkong dan seko, Katanya.

“Wajar saja ketika jalur Seko memiliki julukan sebagai jalur ojek termahal, sebab medan jalan yang berat mewajibkan setiap pengendara untuk mempersiapkan stamina dan perawatan bagi kendaraan mereka.” jelasnya.

Lebih lanjut, Pembangunan Ruas jalan Seko akan dilakukan secara bertahap, dengan menggunakan sharing 3 Alokasi Anggaran.
Untuk awal tahun 2019, Pemerintah memprioritaskan pembukaan jalan, agar jalur menuju kecamatan Seko dapat ditempuh dengan mudah di segala kondisi cuaca, baik menggunakan roda dua maupun roda empat.
“Tahapan akan dimulai di awal tahun 2019, Progres awal dilakukan dengan metode gravel road atau pengkrikilan. Dan diharapkan di akhir tahun, ruas Seko sudah dapat diakses dengan mudah tanpa adanya kendala cuaca. Total anggaran yang dibutuhkan untuk tahun 2019 sekitar 80 Miliar rupiah yang dialokasikan dari sharing 3 anggaran”, Ungkap Rudi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, menargetkan akses jalan Seko rampung di penghujung tahun 2019.”tutupnya.
Laporan : Agen O54 MM/ Dalin Dana (Lutra)

























