SPIONASE-NEWS.COM,- TORUT – Pemkab Toraja Utara untuk melindungi masyarakatnya bebas dari gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) telah menerbitkan peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2018 tentang pencegahan dan Penangulangan Rabies didaerah ini

Rabies merupakan penyakit menular dan berbahaya yang diakibatkann oleh gigitan hewan pembawa rabies

Hal itu dikatakan Kabid Pencegahan Penangulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Toraja Utara Agus menuturkan dengan adanya perda pemeliharaan terbit setiap pemilik Hewan Pemeliharaan Rabies (HPR) wajib memperhatikan kesehatan dan hewanya dengan melakukan vaksin rabies secara berkala

Perda ini untuk melindungi masyarakat dan mencegah serta penangulangan berjangkitnya rabies sehingga hewan peliharaan tidak berkeliaran dijalan umum, Terangnya.

Ia menjelaskan, tata cara pemeliharaan HPR pada ayat 1 peraturan bupati pasal 8 yang mengatur, HPR yang berkeliaran dijalan umum yang tidak memakai tanda vaksin dan ditempat umum harus ditangkap dan dimasukan ketempat pengurungan pada dinas pertanian

Pihak dinas kesehatan dalam waktu dekat akan implementasikan ke 21 kecamatan untuk sosialisasikan aturan tersebut sehingga target tahun 2020 daerah ini bebas rabies

Secara terpisah Kabid Peternakan dan Keswan Dinas Pertanian Toraja Utara Paulus Tiku Tondok, S.Pt saat ditemui diruang kerjanya Rabu ( 16/1), Menuturkan pemkab Toraja Utara dalam mewujudkan daerah ini bebas dari kasus rabies telah memprogramkan 16 ribu dosis Vaksin rabies melalui anggaran APBD 2019.

Tahun ini pemerintah daerah telah programkan 16 ribu Dosis vaksin rabies untuk anjing dan kucing dengan populasi Anjing sebanyak 56 Ribu sedangkan kucing 14 Ribu.

Sebelumnya, tahun 2018 Satker dari Provinsi Sulawesi Selatan memberi bantuan Toraja Utara Vaksin Rabies untuk Anjing dan Kucing sebanyak 600 ekor.

Saat ini warga pemilik hewan pemeliharaan didaerah ini ada yang datang langsung membawa hewan peliharaanya di kantor pertanian Toraja Utara untuk dilakukan vaksin rabies.

Laporan : Agen Saldi (Torut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here