Spionase–News.com–Maros– Tuhan sungguh pelukis segala keindahan. Semua yang kita lalui untuk menuju keindahan harus dilewati dengan kerja keras.
Termasuk salah satu Air Terjun yang belum dikenal khalayak terdapat di Dusun Bara-Barayya, Desa Bonto Manurung, Kec. Tompobolu, Kab.Maros.
Belakangan ini Tompobulu yang meruapakan salah satu kecematan di Timur Maros tenar di media Nasional. Utamanya banyak air terjuam yang menjadi rahasia wasita dan sangat potensial.
Namun, dibalik itu semua Tompobulu juga ramai diperbincangkan karena masih banyaknya sekolah yang belajar dari sekolah kolong dan jauh dari kondisi yang memadai.
Terakhir Tompobulu menjadi titik perhatian dari presiden Jokowi Dodo pasalnya salah satu jembatan yang menjadi jalur untuk anak-anak sekolah belum bisa dilewati karena terbengkalanya proses pembangunan sejak tahun 2018.
Air terjun itu bernama, Kaminampiri dengan ukuran tinggal hampir sepuluh meter dengan pesona air yang langsung jatuh ke kawah yang begitu indah.
Untuk mencapainya harus melewati begitu banyak rintangan. Termasuk jalanan yang begitu jauh. Terbilang dari pusat kota Maros sekitar lima puluh kilometer dan harus berjalanan kaki kurang lebih dua jam.
Sebelum mencapai air terjun kita akan disuguhi pemandangam yamg eksotis yang terpajang dari gununn dan perbukitan yang sangat indah. Hal itu yang membuat kelelahan lamban laun berkurang.
Setelah kita berjalanan kaki, baru akan sampai pada Sekolah Kolong MI Hidayatullah Dusun Bara-Barayya.
Untuk menuju air terjun Kamiampiri dibutuhkan pemamdu jalan. Biasanya salah satu siswa yang paham jalur menuju air terjun.
Jarak sekolah kolong ke air terjun sekitar satu kilometer dan harus menyusuri sungai sejauh delapan ratus kilometer.
Medan dilalui pun tidak mudah, butuh kehati-hatian pasalnya jalurnya akan melewati batu yang licin dan arusnya yang sangat deras.
Sesampainya air terjun, sejauh mata memandang rasa syukur nampak terlintas dalam benak betapa indahnya ciptaan maha kuasa yang telah mengatur segalanya.
Air terjun dengan peson yang indah akan terlihat de
ngan indah tepat dihadapan mata.
Menurut salah satu siswa Sekolah Kolong Rudi mengatakan bahwa air terjun ini sudah biasa digunakan oleh warga dan anak-anak sebagai permandian.
Salah satu warga lokal Dg Raga yang juga penanggungjawab sekolah kolong Project mengatakan bahwa pemerintah harus memperhatikan potensi ini.
“jalur untuk ke sini juga sudah buat warga, jadi kami berharap daerah Tompobulu akan di proritaskan. Karena nantinya akan berdampak pada Maros itu sendiri” Ujarnya.Selasa 15/05
Tuhan telah titip ciptaannya untuk dikelola saatnya menjaga dan merawatnya.
Laporan : AT. Abadi
Agen. : 008

























