Spionase-News.com–MAROS.–Kembali dunia pendidikan tercoreng lagi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Pendidikan yang menurut aturan sudah seharusnya di gratiskan dari tingkat SD,SMP hingga SMA dan SMK tanpa memungut biaya apapun bentuknya (Gratis)

Tapi kini masih ada saja sekolah yang memungut biaya dan makin sulit untuk mendapat bangku sekolah khususnya di SMK Widya Nusantara ke Hutanan Maros.

MS (55) Bapak yang beralamat di Jalan Tanralili di Kab Maros, mengaku untuk masuk saja harus membayar 17.500.000 itu belum yuran perbulan hingga mencapai 300.000 perbulan.

Semua siswa di wajibkan tinggal di asrama dan dibebankan lagi biaya makan dan minum hingga 2 Juta kurang lebih perbulan.

Aneh dan miris praktek pungli yang mengatas namakan pendidikan kerap kali dilakukan untuk meraup keuntungan tanpa memikirkan latar belakang status Orang tua siswa.

Sementara, melalui selularnya kepala yayasan SMK Widya Nusantara Ibu Sri di konfirmasi perihal biaya SPP, membenarkan adanya yuran di sekolah. Menurut dia, sekolahnya yang didirikan ini demi kepentingan siswa sendiri.

Ia menambahkan sekolah kami itu membebankan siswa baru yang mampu ada yang bayar 300.000 ada juga yang gratis tergantung kemampuan orang tua siswa,” katanya.

Menanggapi praktek pungli yang terjadi di sekolah Yayasan SMK Widya Nusantara Maros, Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Ruslim mengatakan kepada awak media itu melanggar.

Kecuali yang di atur oleh Permendikbud dan disesuaikan kebutuhan sekolah, SPP atau pembayaran yang lain itu sudah tidak ada kata di setiap sekolah baik SMA maupun SMK kejuruan ” kata kabid SMK Ruslim.

Ia melanjutkan kalau di sekolah SMK Swasta itu bukan SPP tapi sumbangan, nanti saya cek sekolahnya,” tutupnya.

Laporan : Team

Agen. : 008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here