SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR — Provinsi Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah prioritas dalam percepatan perbaikan gizi terus berupaya memperkuat sistem surveilans GIZI-KIA dengan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat kabupaten/kota hingga Puskesmas, Jum’at (21/03/2025).

Penguatan sistem surveilans ini bertujuan untuk memastikan data yang dihasilkan akurat, tepat waktu, dan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pengambilan kebijakan serta program-program kesehatan terkait gizi ibu, bayi, anak, dan remaja.

Dalam implementasi, tenaga kesehatan di berbagai wilayah sering menghadapi berbagai tantangan. Beberapa diantaranya adalah keterbatasan pemahaman teknis terkait pengelolaan dan analisis data, pemanfaatan data yang belum optimal untuk perencanaan dan evaluasi program, serta integrasi dengan sistem informasi kesehatan lainnya yang masih perlu diperkuat.

Mengatasi tantangan tersebut, memerlukan upaya pendampingan teknis yang berkelanjutan agar kualitas dan akurasi data surveilans Gizi-KIA dapat terus meningkat.

Sebagai bagaian dari upaya tersebut, UNICEF dan Jenewa institute berkolaborasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pendampingan Surveilans Seri II melalui platform Zoom.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Orientasi Pendampingan Surveilans Gizi-KIA Seri I yang telah sukses digelar pada Kamis, 13 Maret 2025.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam mengelola, menganalisis, dan memanfaatkan data surveilans Gizi-KIA secara akurat dan tepat waktu.

Diharapkan dengan peningkatan kapasitas ini, tenaga kesehatan di seluruh kabupaten/kota dan Puskesmas di Sulawesi Selatan dapat lebih efektif dalam melakukan pencatatan dan pelaporan data surveilans sesuai dengan petunjuk teknis yang telah disusun.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh sekitar 700 peserta daring yang terdiri dari pengelola data Puskesmas di 24 kabupaten/kota.

Narasumber yang dihadirkan merupakan para ahli berpengalaman dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu Siti Rahmatia, SKM., M.Kes., Fitriani, SKM., dan Arifah Rachman, SKM.

Materi yang disampaikan mencakup Pelita Kesmas, gizi remaja, dan gizi anak.

Kegiatan ini dipandu secara langsung staff Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Dian Purnama Sari Syafri, S.Gz.,M.K.M. Dalam kesempatan baik ini, Direktur Jenewa Institute, Surahmansah Said, M.P.H turut memperkenalkan kepada para peserta terkait garis-garis besar program gizi UNICEF di Provinsi Sulawesi Selatan.

Diharapkan, melalui kegiatan pendampingan ini, Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dapat berkomitmen untuk terus meningkatkan akurasi dan kelengkapan data surveilans Gizi-KIA yang mereka kumpulkan.

Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi akan terus melakukan monitoring dan evaluasi rutin untuk memastikan bahwa surveilans Gizi-KIA berjalan efektif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program perbaikan gizi nasional melalui peningkatan pemantauan status gizi serta kualitas kesehatan ibu, anak, dan remaja di Sulawesi Selatan.

Laporan : Agen 089 M. Rijal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here