HBS Sang Pengusaha Sukses yang Dermawan dan murah senyum

SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR – Dunia properti Sulawesi Selatan kini tengah menyoroti satu nama yang kian menguatkan posisinya sebagai calon pemimpin industri real estate daerah. H. Badris Salam, SE, seorang pengusaha properti yang dikenal dengan ketangguhan mental dan integritas tinggi, secara resmi mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan untuk periode 2026–2029.

HBS Calon kuat Ketua DPD REI Sulsel 2026

Pencalonannya bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan buah dari dukungan luas berbagai kalangan pengembang di seluruh wilayah Sulawesi Selatan yang melihat rekam jejak kepemimpinannya selama ini.

Perjalanan H. Badris Salam (HBS) menuju puncak karier bisnisnya merupakan definisi nyata dari kerja keras dan ketekunan. Berbeda dengan banyak pengembang yang memulai dengan modal besar, Badris mengawali langkahnya dari tingkat paling dasar dalam industri konstruksi, yaitu sebagai seorang buruh bangunan. Pengalaman langsung di lapangan ini memberinya pemahaman mendalam tentang teknis pembangunan, manajemen tenaga kerja, dan dinamika proyek yang sering kali luput dari pandangan para eksekutif yang hanya duduk di balik meja.

Tonggak sejarah penting dalam hidupnya terjadi pada tahun 2007, ketika ia memberanikan diri untuk beralih peran dari pekerja menjadi pengembang properti. Keputusan tersebut diambil dengan penuh perhitungan meski harus menghadapi risiko finansial yang tidak kecil. Pada masa-masa awal tersebut, Badris belajar banyak tentang seluk-beluk perizinan, pemasaran, dan manajemen risiko yang menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah proyek properti komersial maupun hunian.

Namun, jalan menuju kesuksesan tidak selalu mulus. Badris pernah mengalami masa-masa sulit yang menguji ketahanannya, khususnya saat menangani proyek rumah komersial di Sinjai. Kendala klasik seperti keterbatasan arus kas, tantangan regulasi, dan fluktuasi pasar sempat menghantam usahanya. Alih-alih menyerah, ia menggunakan momen tersebut sebagai bahan evaluasi strategis untuk memperkuat fondasi perusahaan dan memperbaiki sistem manajemen internal PT Bumi Pundi Karsa Holding.

Kebangkitannya dari keterpurukan tersebut membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin yang resilien. Di bawah kepemimpinannya, PT Bumi Pundi Karsa Holding berhasil bangkit dan berkembang menjadi salah satu pemain kunci dalam sektor properti di Sulawesi Selatan.

Perusahaan ini kini dikenal tidak hanya karena kualitas bangunannya, tetapi juga karena komitmen terhadap transparansi dan kepuasan konsumen, nilai-nilai yang ditanamkan Badris sejak hari pertama ia memimpin.

Selain kesuksesannya di ranah korporasi, Badris juga telah memberikan kontribusi signifikan melalui organisasi profesi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Tata Ruang dan Infrastruktur DPD REI Sulawesi Selatan.

Dalam peran tersebut, ia aktif menjembatani kepentingan anggota dengan pemerintah daerah, serta mendorong terciptanya regulasi tata ruang yang lebih kondusif bagi pertumbuhan industri properti yang berkelanjutan dan tertib.

Visi utama H.Badris dalam pencalonannya sebagai Ketua DPD REI Sulsel periode 2026–2029 adalah “Merajut Nurani Pengembang”. Ia menawarkan pendekatan anomali di tengah persaingan bisnis yang ketat, di mana aspek kemanusiaan, etika bisnis, dan tanggung jawab sosial ditempatkan sejajar dengan keuntungan ekonomi. H.Badris percaya bahwa industri properti yang sehat harus dibangun di atas kepercayaan mutual antara pengembang, konsumen, dan masyarakat luas.

Dalam visi misinya, H.Badris berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme anggota REI melalui pelatihan berkala dan sertifikasi kompetensi. Ia juga berencana memperkuat kolaborasi dengan instansi pemerintah untuk mempercepat proses perizinan yang transparan, sehingga dapat menekan biaya produksi dan membuat harga hunian lebih terjangkau bagi masyarakat menengah di Sulawesi Selatan.

Dukungan terhadap H.Badris (HBS) semakin menguat setelah berbagai tokoh industri dan komunitas pengembang muda menyatakan dukungannya. Mereka menilai bahwa kepemimpinan H.Badris diperlukan untuk membawa REI Sulsel menjadi lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman, termasuk integrasi teknologi digital dalam transaksi properti dan promosi kawasan wisata properti di Sulawesi Selatan.

H.Badris menekankan bahwa pengalaman pahit manisnya dari bawah memberikan perspektif unik yang dibutuhkan oleh organisasi saat ini. Ia memahami betul keluhan anggota di tingkat akar rumput hingga tantangan strategis di level makro. Hal ini membuatnya mampu merumuskan kebijakan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan solutif bagi permasalahan riil yang dihadapi para pengembang di lapangan.

Dengan rekam jejak yang bersih dan dedikasi yang terbukti, H. Badris Salam siap memimpin DPD REI Sulawesi Selatan menuju era baru yang lebih profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Pencalonannya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda pengusaha properti bahwa kesuksesan dapat diraih melalui kerja keras, kejujuran, dan ketekunan tanpa henti.

Menjelang pemilihan Ketua DPD REI Sulsel 2026-2029, antusiasme kalangan industri properti semakin tinggi. Semua pihak menantikan program kerja konkret yang akan ditawarkan H.Badris jika terpilih, serta bagaimana ia akan mewujudkan visi “Merajut Nurani Pengembang” tersebut menjadi aksi nyata yang berdampak positif bagi perekonomian dan tata kota Sulawesi Selatan ke depannya.

Karena keyakinan semua pengembang atas Visi dan MISI H.Badris membawa REI Sulawesi selatan makin tambah lebih baik lagi, sesuai dengan Prestasi dan Penghargaan dari Menteri Perumahan mewakili Presiden RI atas tercapainya pembangunan Rumah Sangat Sederhana yang telah di programkan oleh Pemerintahan Prabowo Subianto.

Laporan Agen : 009 Bagas P.Mahardika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here