SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSARPerintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada seluruh jajarannya untuk bersinergis dengan media, serta Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Umar Septono yang pernah berkomentar bahwa dirinya tidak segan-segan mencopot Kapolresnya yang tidak bersinergis dengan jurnalis, ibarat ‘gempa tanpa tsunami’ yang tidak menelan korban.

Nampaknya hal ini jadi angin lalu buat Kapolres Toraja. AKBP. Julianto Sirait S. Ik, dikarenakan sejak di konfirmasi sejak tanggal 15/08/2018, Kapolres beserta jajarannya melakukan puasa komentar, termasuk Kasatlantas. AKP. Abd. Rahman, dan Kanit. Laka. Aiptu Nurdin Tandek.
Bahkan AKBP. Julianto Sirait S. Ik menuding media ini mencoba menjelekkan institusi polri. “Kalo begini kamu coba menjelekkan polri. Ngapain kamu telfon gua, ngapain kamu konfirmasi ke gua klo lo mau beritain, gua sudah berfikiran gak baik sama kamu. Iya udah terserah lo,”katanya via telfon
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan juga Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Umar Septono adalah figur yang merubah paradigma berfikir masyarakat tentang image buruk tentang institusi polri yang selama ini terbangun di masyarakat.
“Bapak Kapolda orangnya bae’ . Tolonglah jangan ada berita seperti ini. “Ungkap Kabid. Humas Polda. Kombes. Pol. Dicky Sondakh
Dengan adanya komentar pedasnya Kapolres Toraja AKBP. Julianto Sirait S. Ik kepada media ini, menjadi acuan Kapolda Sulsel untuk mengambil tindakan tegas dikarenakan akses informasi publik telah ditutup oleh Kapolres Toraja.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Toraja AKBP. Julianto Sirait S. Ik belum menunjukkan itikad baiknya, dan masih mengabaikan sms/telfon dan WA nya masih memblokir wartawan media ini.
Laporan : Agen 088 UQ (Mks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − nine =