SPIONASE-NEWS.COM,-MAKASSAR – Menanggapi keganjilan proses penyidikan Polsek Panakkukang oleh Kuasa Hukum Korban penderekan paksa kendaraan oleh Debt Collector, Hadi Soetrisno menyampaikan keseriusan Polsek Panakkukang dalam penegakan hukum dipertanyakan, Kamis (14/02)

Kejadian berawal Penarikan mobil oleh pihak PT Adira Dinamika Multi Finance Makassar melalui rekanan yaitu PT Solusi Mitra Sejaterah Suka-Suka di jalan Pampang II Lorong 2 tepatnya tanggal 8/10/2018 berbuntut Panjang, pasalnya ke lima Debt Colektor yang melakukan penarikan di Polisikan Oleh Debitur.

Namun hingga saat ini Para Debt Kollektor masih bebas Menjalankan aksinya dan belum ada kepastian hukum yang jelas”, kata Hadi Ketua lembaga Bantuan Hukum YBH MIM Makassar,

Di Kutip dari Tribrata.polri.id Kapolri menginstrusikan kepada semua jajarannya, agar gencar menciduk preman yang berkedok Debt Collector yang meresahkan masyarakat karena adanya teror dari Debt Collector di jalanan hingga mengambil motor atau mobil konsumen yang terlambat membayar.

Diduga tidak mau ambil pusing, Kompol Ananda Fauzi, saat dimintai tanggapan via WhatsApp menyampaikan “Langsung ke penyidik saja”, singkat Kapolsek Panakkukang

Hingga berita ini diturungkan status kasus tersebut di Polsek Panakkukang belum diketahui.

Laporan : Agen 008 HI (Mks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here