SPIONASE-NEWS.COM,- ENREKANG – Pengelola Pertambangan yaitu Yayasan Al-Muhajirin yang berada di Kabere Desa Taulan Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang, menuai sorotan keras dari Pemilik lahan jalan masuk ke lokasi tambang Galian Gol. C yang telah di klaim oleh Pengelola sebagai jalan Tambang, menurut Harbama sang Pemilik lahan ketika menemui wartawan media ini, Jumat (27/3/2020).

Harbama mengatakan bahwa kami 9 orang Pemilik lahan tersebut sangat keberatan dan tidak setuju lahan dan lokasi kami di lalui mobil truck penambang Galian Gol. C apalagi kami tidak pernah menandatangani persetujuan terhadap jalan tersebut untuk di gunakan.

Jalan yang di lalui oleh mobil-mobil bertonase berat, merusak jalan masuk dan merusak lahan pertanian kami, lain lagi dengan Polusi debu yang beterbangan ke tanaman padi dan tanaman kami yang lain, sehingga membuat hasil panen kami menurun kata Harbama.

Senada dengan itu Hj. Husnaini juga mengaku sangat keberatan bahkan minta agar Kepolisian Enrekang turun untuk membantu kami sebagai masyarakat yang butuh perlindungan dari Kepolisian untuk menutup jalan tersebut karena sudah sangat merugikan kami, dan dikatakan pula bahwa ada dugaan bahwa ada surat persetujuan masyarakat yang terkena dampak lokasi jalan ke tambang diduga kuat hanya direkayasa dan ada beberapa tanda tangan pemilik lahan yang di duga di palsukan, Ungkapnya.

H. Abdullah sebagai pengelola tambang Yayasan Al muhajirin tersebut dikonfirmasi via telepon selulernya selasa 24 Maret 2020 mengakui bahwa lahan yang dilalui mobil tambang adalah milik masyarakat, namun sebelum perijinan terbit sudah disepakati dengan Pemilik lahan yang di fasilitasi pemerintah setempat, Jelasnya.

Abdullah juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan dana untuk bulan februari 2020 sebesar Rp. 2.500.000. untuk dibagi rata dengan pemilik lahan yang di koordinir oleh kepala dusun, dan dijelaskan juga bahwa pihaknya telah menyiapkan dana untuk pembangunan talud di sisi kiri dan kanan jalan tetapi kami masih menunggu sampai musim panen ini.

Lanjut H. Abdullah, bahwa jalan tersebut sudah di usulkan oleh pemerintah setempat ke Pemda Enrekang untuk mendapatkan anggaran Peningkatan jalan, namun demikian pihaknya tetap siap memperbaiki dan membenahi jalan tersebut, Ungkapnya.

Laporan : Agen M.Syafar Sakarong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 3 =