Cakades Libureng Rahmatullah bersama Tim
Sang Cakades Rahmatullah yang akan mengubah Desa Libureng (2 x +) lebih baik lagi

SPIONASE-NEWS.COM,- BARRU – Dari Dusun Ulo, Desa Libureng Kabupaten Barru, lahir seorang putra daerah yang meniti perjalanan hidup dari akar rumput hingga posisi Kepemimpinan saat ini, tentunya jurang terjal dan pengalaman pahit dalam mengarungi kehidupan ini yang penuh perjuangan telah dilaluinya selama belasan tahun yang membuat kaya akan pengalaman hidup.

Dia adalah Rahmatullah, lahir di Tanete Riaja Kabupaten Barru, pada 13 November 1978 silam, Ia dikenal sebagai sosok humanis, mudah bergaul dan pekerja keras, sederhana, serta dekat dengan masyarakat.

Berasal dari keluarga petani, sehingga orang tuanya tanamkan nilai kejujuran, ketekunan, dan gotong royong telah tertanam kuat sejak kecil. Karakter inilah yang membentuk prinsip hidupnya Rahmatullah, yaitu bekerja nyata dan mengabdi dengan tulus, jelasnya kepada Awak media ini.

Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Ulo (1992), melanjutkan ke SMP Negeri Ralla (1995), kemudian SMU Negeri 5 Ujung Pandang (1997), hingga menyelesaikan pendidikan di Politeknik Negeri Makassar pada tahun 2002.

Perjalanan Profesional: Dari Teknis Hingga Manajerial

Karier Rahmatullah dimulai di sektor swasta, membangun pengalaman dari bawah hingga dipercaya memimpin.

Tahun 2006–2007, ia bekerja sebagai Staff Quality Control di PT Bulungan Lestari Mandiri, Kalimantan Utara. Pada posisi ini, ia bertanggung jawab menjaga standar mutu dan memastikan kualitas produksi berjalan sesuai ketentuan.

Tahun 2007–2009, ia bergabung dengan PT Dewanto Cipta Pratama di Samarinda sebagai Bagian Logistik, mengelola distribusi dan sistem pengiriman barang. sehingga
Pengalaman dan integritasnya membawanya pada tanggung jawab yang lebih besar.

Sejak tahun 2011 hingga 2024, Rahmatullah dipercaya sebagai Kepala Cabang Sub pada perusahaan distribusi PT. Mega Sari Timor yang bermitra dengan PT Semen Tonasa di Makassar. Lebih dari satu dekade, ia memimpin operasional cabang, mengelola tim kerja, serta memastikan pencapaian target distribusi dan pemasaran.

Pengalaman panjang ini membentuk kapasitas manajerial, ketegasan dalam mengambil keputusan, serta kemampuan mengelola sumber daya secara efektif.

Pengabdian untuk Desa
Di tengah aktivitas profesionalnya, Sebelum ajang Pilkades Tahun 2026 ini keluar, Rahmatullah baru saja menahkodai BUMDes di Desa Libureng.

Melalui BUMDes, ia terlibat langsung dalam penguatan ekonomi desa dan pengelolaan potensi lokal agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Desa Libureng.

Namun ia tidak menyia-nyiakan amanah dan kesempatan dari bayak warga masyarakat Desanya yang mengharapkan perubahan lebih yang bisa menyentuh seluruh aspek sosial masyarakat melalui kebijakan-kebijakan pemerintahan.

Rahmatullah akhirnya memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Libureng dengan membawa harapan besar untuk masyarakat Desa Libureng, dengan satu kata “Desa Libureng 2 x + lebih baik lagi”.

Konsisten di Jalur Organisasi

Komitmennya terhadap pembangunan sosial juga tercermin dari aktivitas organisasi:

– Ketua Remaja Masjid Mubarak Ulo (1995–1998)
– Ketua Bidang GAPEMBAR (1998–2023)
– Ketua KOPEL Kecamatan Tanete Riaja (1999–2021)
– Sekretaris IPMATARI (1999–2022)
– Ketua Panitia Pembangunan Masjid Mubarak Ulo (2014–sekarang)

Rekam jejak ini menunjukkan konsistensinya dalam membangun solidaritas, memperkuat nilai keagamaan, serta menggerakkan partisipasi masyarakat di Desa Libureng terutama bagaimana ia memaksimalkan perannya sebagai ketua Pembangunan Masjid Mubarak Ulo.

Hal tersebut tergambar dari kesungguhan dan komitmennya dalam pengeloaan dan pembangunan Masjid Mubarak Ulo.

Visi Membangun Libureng

Rahmatullah melihat Desa Libureng memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Namun menurutnya, potensi tersebut harus didukung tata kelola pemerintahan yang transparan, pelayanan administrasi yang cepat, infrastruktur yang memadai, serta keterlibatan aktif pemuda dan perempuan.

Ia mengusung visi:
“Dengan ridho Allah SWT, Libureng sejahtera, petani dan peternak dipermudah, hasil dibeli, pemuda sipakatau, pasar hidup, persatuan dan gotong royong terjaga.”

Visi tersebut diringkas menjadi:
“Desa Libureng Sejahtera: Pertanian Kuat, Pemuda Bersatu, Pasar Hidup, Gotong Royong Terjaga.”

Untuk mewujudkannya, ia menyiapkan program prioritas di bidang pemerintahan, pembangunan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan, termasuk transparansi dana desa, pembangunan jalan usaha tani, penguatan BUMDes, pemberdayaan UMKM, hingga program Desa Digital.

Sosok Keluarga dan Nilai Kehidupan

Rahmatullah adalah suami dari Sri Mulyawaty Yunus, S.Pd.SD., M.Pd., seorang PNS, dan ayah dari tiga anak: Nabil Firjatullah, Amira Rasy, dan Alena Lino Rasy.

Sosok Rahmatullah adalah putra dari H. Rasulong, sosok yang dikenang sebagai pelopor pertanian di Desa Libureng. Hasil pernikahan H. Rasulong dengan Hj. Naimong inilah yang melahirkan Rahmatullah, yang kini menjadi suami dari Sri Mulyawaty Yunus, S.Pd.SD., M.Pd., seorang aparatur sipil negara (ASN).

Bagi Rahmatullah, kepemimpinan bukanlah soal jabatan, melainkan amanah yang selalu Ia tanamkan kepada relasinya,  Ia percaya pembangunan desa Libureng hanya dapat terwujud melalui persatuan dan kesatuan seluruh warga serta gotong royong seluruh masyarakat Libureng

Dengan latar belakang dan pengalaman profesional lebih dari 15 tahun, serta rekam jejak organisasi yang panjang, Rahmatullah hadir membawa gagasan pembangunan yang berakar pada kebutuhan nyata masyarakat.

“Desa harus dikelola dengan hati yang tulus dengan kejujuran, dan kerja nyata,” tegasnya (27/03/2026)

Desa Libureng kini menatap masa depan yang lebih baik dengan harapan baru: Kepemimpinan yang lahir dari rakyat, bekerja untuk rakyat, dan kembali kepada rakyat.

Laporan : Agen 089 M.Rijal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here