

SPIONASE-NEWS.COM,- ENREKANG — Persoalan sampah menjadi perhatian warga di Desa Pana, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang. Tumpukan sampah terlihat di kawasan Jembatan Poros Pana–Toraja dan Jembatan Gantung Lingkobo, yang tidak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga dirasakan langsung oleh warga yang bermukim di sekitar kawasan tersebut.
Berbagai jenis sampah rumah tangga tampak berserakan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan warga sekitar sekaligus menimbulkan dampak terhadap kebersihan dan lingkungan apabila tidak segera ditangani. Ahad (07/09/2026)
Salah seorang warga yang mengadukan persoalan tersebut ( Aa ) berharap oknum-oknum yang masih membuang sampah sembarangan di kawasan jembatan agar menghentikan kebiasaan tersebut. “Kami berharap kepada siapa pun yang masih membuang sampah di sini agar tidak lagi melakukannya. Kami yang bermukim di sekitar jembatan juga merasakan dampaknya,” harap warga.
Warga juga menegaskan bahwa persoalan ini tidak hanya membutuhkan teguran kepada masyarakat, tetapi juga solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Salah satunya dengan adanya armada pengangkut sampah yang dapat menjangkau Desa Pana, sehingga masyarakat memiliki akses yang jelas untuk membuang dan mengelola sampah secara semestinya.
Aspirasi tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang sebagai bahan perhatian dan tindak lanjut. Kehadiran armada pengangkut sampah dinilai sangat diperlukan agar persoalan pembuangan sampah sembarangan tidak terus berulang.
Secara hukum aturan itu sangat jelas tertuang dalam UU RI Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah Pasal 29 ayat (1) huruf e, “Melarang setiap orang membuang sampah tidak pada tempat yang telah ditentukan, harus tempat yang telah disediakan”. Dengan demikian, menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, baik masyarakat maupun pemerintah.
Imbauan ini juga berlaku bukan hanya untuk Jembatan Poros Pana–Toraja dan Jembatan Gantung Lingkobo, tetapi untuk seluruh masyarakat agar tidak membuang sampah di jalan, jembatan, sungai, selokan, kebun, lahan kosong maupun fasilitas umum lainnya.
Warga berharap persoalan ini tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan solusi nyata. Masyarakat menjaga kebersihan, pemerintah menghadirkan sistem dan fasilitas pengelolaan sampah yang menjangkau wilayah Desa Pana. Karena dalam Islam, Sabda Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa kesucian atau kebersihan adalah separuh dari iman (Ath-thahuru syathrul iman).
SPIONASE :
Agen 015 AL

























