Spionase-news.com,-Makssar-Menjelang masa pencoblosan pilkada gubernur Sulsel 27 juni 2018, Pasangan NH-AZIS mendapat sokongan dukungan atas program yang ditawarkan.

Penguatan visi, misi dan program kerakyatan NH-AZIS bagi rakyat Sulsel, kali ini datang dari Ir. Andi Bachtiar Sirang Sekretaris Balitbang Partai Golkar.

Menurut Tiar, panggilan akrab Andi Bachtiar Sirang, Program NH-AZIS sebagai Cagub Sulsel No.urut 1, yang ditawarkan kepada rakyat Sulawesi Selatan yakni pembangunan Sulawesi Selatan berbasis infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan pembukaan lapangan kerja, sudah sangat sesuai dan beririsan dengan 4(empat) program Partai Golkar,

Pimpinan Airlangga Hartarto, yang berorientasi populisme dan kerakyatan. 4(empat) program tersebut adalah Tersedianya sembako murah , perumahan terjangkau, memperluas lapangan kerja dan Revolusi industri 4.0

Paradigma yang digunakan NH-AZIS adalah bahwa dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan memerlukan pembangunan infrastruktur dan dengan berjalannya ekonomi kerakyatan maka dengan sendirinya akan terbuka luas lapangan pekerjaan.

Intinya, membangun ekonomi kerakyatan guna tercipta kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat Sulsul, Ujar Tiar

Andi Bachtiar Sirang sebagai Ketua Komite Tetap ICT Agribisnis Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Kadin Indonesia 2015 Indonesia

Mencontohkan, infrastruktur ekonomi di sektor Agribisnis adalah aplikasi teknologi informatika dan digital untuk sistem rantai pasok atau supply chain agribisnis.

Membangun infrastruktur semacam ini dapat memperpendek sistim rantai pasok sehingga tercipta efisiensi dan nilai tambah yang dapat dinikmati oleh petani produsen dan konsumen secara adil dan wajar.

Oleh karena itu, Tak diragukan lagi komitmen NH-AZIS tentang ekonomi kerakyatan mengingat track recordnya sebagai aktivis koperasi dengan jenjang tertinggi sebagai Pimpinan Dekopin atau Dewan Koperasi Indonesia

Bagi NH Ekonomi kerakyatan sudah merupakan ideologi dan rasion d’etre untuk sebuah jabatan gubernur. Dalam Perspektif ini maka jabatan Gubernur hanyalah sebuah jembatan menuju penerapan ekonomi kerakyatan, tutur Tiar.

Laporan : Agen 008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here