SPIONASE–NEWS.COM,- JENEPONTO — Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan Terpadu IPE/IPC Poltekkes Kemenkes Makassar Posko 35 Desa Sapanang menggelar kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) 2 dan Ramah Tamah bersama pemerintah desa dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung pukul 19.30 WITA s.d selesai di depan PAUD HI MBS Dusun Bantaulu, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Senin (24/08/2026).

Acara dipandu oleh MC MMD 2, Nurhaeni dan Mutmainnah Rusli Iru serta MC Ramah Tamah, Adinda Zahra Bintara Istianah Rivai.

Koordinator Desa Posko 35, Muhammad Khaidir Malik menyampaikan bahwa MMD 2 merupakan tahapan penting dalam PKL Terpadu. 
“Kami hadir bukan hanya untuk belajar, tetapi juga untuk memberi kontribusi nyata. Melalui forum ini kami sampaikan hasil identifikasi masalah kesehatan dan mendengar langsung masukan dari masyarakat. Harapannya program yang kami rancang bisa ditindaklanjuti dan bermanfaat bagi Desa Sapanang,” ujarnya.

Kepala Desa Sapanang, Lukman, SE mengapresiasi kehadiran mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar selama berada di desa. 
“Kami sangat berterima kasih. Adik-adik mahasiswa sudah membantu dalam kegiatan penyuluhan, pendataan, dan pelayanan kesehatan. Hasil MMD 2 ini akan kami jadikan bahan dalam penyusunan program desa ke depan. Pemerintah desa siap bersinergi dan mendukung keberlanjutan program kesehatan,” ungkapnya.

Kepala Kecamatan Binamu, Ir. Rizal HM, http://M.AP* dalam sambutannya menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menyelesaikan masalah kesehatan. 
“MMD ini adalah forum yang sangat strategis. Saya berharap hasil diskusi malam ini tidak berhenti di sini, tetapi benar-benar ditindaklanjuti. Kecamatan Binamu mendukung penuh program mahasiswa dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat yang sehat.

Sesi inti MMD 2 diisi dengan pemaparan materi oleh Chyntia Monica Bunga’ Pantan. Dalam paparannya disampaikan hasil observasi lapangan, identifikasi masalah prioritas kesehatan di Desa Sapanang, serta rencana tindak lanjut yang akan dilakukan bersama pemerintah desa, kader, dan masyarakat. Diskusi berlangsung interaktif dan menghasilkan beberapa kesepakatan program lanjutan.

Kegiatan dilanjutkan dengan Ramah Tamah yang dipandu Adinda Zahra Bintara Istianah Rivai. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban antara mahasiswa, perangkat desa, BPD, kader, dan warga.

Sekretaris Posko 35, Nurhaeni menambahkan bahwa kebersamaan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan masyarakat. 
“Kami berharap apa yang kami lakukan selama PKL dapat memberi manfaat dan menjadi awal kerja sama yang baik ke depan,” tutupnya.

Laporan : Agen 041 Nasir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here