SPIONASE-NEWS.COM MAKASSAR –Kapolres Toraja AKBP. Julianto Sirait hingga hari ini tak bergeming terkait pemberitaan tentang adanya dugaan oknum anggotanya yang meminta ucapan terima kasih dan komando serta tudingannya kepada wartawan media ini telah menjelekkan Institusi Polri.

Dimana hasil percakapan antara wartawan media ini dengan pihak keluarga korban dan pelaku yang mengakui adanya permintaan nominal uang kepada mereka karena telah didamaikan oleh oknum Kanit. Laka Polres Toraja sebesar Rp. 10 juta rupiah.
“Korban dimintai Rp. 10 juta sama pak polisi, Pak Nurdin anggota lantas. “Kutipan percakapan keluarga korban
Sementara itu Kanit. Laka Aiptu Nurdin Tandek yang dikonfirmasi via telfon dan direkam (15/08/2018) mengakui bahwa permintaan ucapan terima kasih dan komando itu murni permintaan pribadinya. “itu permintaan pribadi, bukan Kapolres. “Ungkap Aiptu Nurdin Tandek
Kapolres Toraja AKBP. Julianto Sirait S. Ik yang dikonfirmasi via telfon malah emosi dan menuding wartawan media ini mau menjelekkan institusinya.
“Klo begini kamu mau menjelekkan polri, ngapain lo telfon gua, ngapain lu konfirmasi ke gua klo lo mau beritain. Gua sudah berfikiran gak baik sama kamu klo begini, tapi terserah kamu. “Jawabnya sembari menutup telfonnya
Hingga saat ini Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Umar Septono belum mengambil tindakan sesuai dengan pernyataannya di hadapan jurnalis Resto Plate 9, ‘mungkin’ Kapolda Sulsel mengumpulkan segenap nyali untuk melakukan pencopotan terhadap Kapolres Toraja, karena di konfirmasi via whatssapp pribadinya, Kapolda pun tidak memberikan komentarnya sedikitpun.
“Jangan ada lagi laporan tidak bersinergis dengan jurnalis, klo ada seperti itu, saya tidak segan-segan mencopotnya. “Ucap Irjen. Pol. Umar Septono

Laporan : Agen 088 UQ (Mks)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here