SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR – Belum lama ini kasus yang menimpa Universitas Indonesia Timur terkait adanya masalah Akreditasi kampus yang tak kunjung usai.

Status kampus yang sebelumnya aktif tiba tiba berubah menjadi Pembinaan tanpa diketahui penyebabnya.

Dalam status kampus pembinaan yang dikeluarkan oleh Kopertis Wilayah sekarang berubah menjadi Lembaga layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) sampai tahun 2018.

Menariknya dan ironinya masalah ini karena persoalan yang di alami kampus yang berdiri sejak tanggal 5 Juli 2001 berlokasi di Jalan Rappicini Raya memiliki 11 Fakultas kejuruan dan vakum sampai saat ini dan tidak kejelasan ribuan mahasiswa dan mahasiswinya yang dalam semester pertengahan dan akhir mengenai kejelasan kelulusan mereka nantinya, apa lagi surah banyak mahasiswa yang telah melunasi uang SPPnya selama masa kuliah berlangsung.

Namun persoalan yang menimpa kampus tersebut tidak hanya masalah Akreditasi saja, sekarang kampus ini memiliki masalah baru yang diduga sejumlah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat merasa dipersulit oleh salah satu petinggi yang ada di Universitas Indonesia Timur (UIT).

Melalui Yayasan Bantuan Hukum (YBH) Hady Soetrisno mewakili Kleinnya dari mahasiswa terkait adanya dugaan Praktik pungli yang di lakukan oleh petinggi dari Universitas Indonesia Timur.

Praktik pungli yang disebutkan oleh YBH adalah kegiatan ‘lab’ yang disinyalir menyalahi aturan yang dikeluarkan Kopertis tentang status Pembinaan yang semestinya tidak boleh melakukan kegiatan Akademik.

Ia menjelaskan, bahwa persoalan yang dialami sekitar 97 kurang lebih mahasiswa dari fakultas Kesehatan Masyarakat diberatkan dengan mewajibkan membayar 1,2 juta per mahasiswa sebagai syarat mengajukan proposal.

Sementara status Kampus ini masih dalam Status Pembinaan,” Kata Hady saat melakukan konferensi press di warkop Pojok Senin (25/9).

YBH sendiri sudah melakukan somasi dengan tembusan ke Kopertis/LL-DIKTI dan Rektor UIT, namun saat ini belum ada itikad baik dari pihak kampus untuk mengembalikan uang yang telah disetor sejumlah mahasiswa tersebut.

Lanjutnya, kasus yang di alami sejumlah mahasiswa melalui YBH berencana akan melaporkan ke Pihak berwajib,” tegas Hady.

Setelah berita ini turun, persoalan yang menimpa sejumlah mahasiswa Fakultas Kesehatan belum ada komentar dari pihak UIT sendiri.

Laporan : Agen 008 HI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here