Spionasenews.com –  Pertarungan Pemilihan Walikota Makassar di Tahun 2018 dipercaya semakin sengit, pasalnya bakal calon Walikota Makassar akan banyak perubahan pasangan dan akan semakin berdinamika politik, Walikota Makassar saat ini, Danny Pomanto dipercaya akan meninggalkan Syamsu Rizal sebagai Wakil Walikota yang akan mempengaruhi kans Danny Pomanto kembali menjadi orang Nomor 1 di Kota Makassar.

Menurut Direktur Eksekutif Indeks Politican Indonesia (IPI), Suwadi Idris Amir bahwa Walikota Makassar Danny Pomanto di Pemilihan Walikota 2018 mendatang akan banyak pesaing yang tentunya akan menjadi batu sandung jika tidak hati-hati dalam menentukan sikap politik.

“Pilwalkot 2018 nanti akan seru karena Bakal calon seperti None, Aliyah Mustika IAS dan Husein Abdullah jika salah satu dari mereka menggandeng Daeng Ical maka Danny Pomanto akan mendapat lawan kuat”, ujar Suwardi.

“Nah untuk bisa kans lebih besar kembali memimpin, Pak Danny Pomanto (DP) menentukan 2 hal yakni pertama, Pak DP harus cepat mengambil sikap politik untuk menggaet minimal 2 parpol salah satunya adalah Golkar, yang kedua adalah mencari Wakil yang sepadan dengan Daeng Ical yang tentunya dari Kader Partai Golkar sebut saja Pak Aru (Farouk M Betta) atau Rusdin Abdullah” kata Suwadi Idris Amir kepada Compakksulawesi.com saat dihubungi via telefon, Selasa (24/1/17) kemarin.

Lanjut Suwadi Idris Amir bahwa Kata kunci dari Pilwalkot 2018 mendatang adalah Daeng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal, mengingat Daeng Ical masih memiliki tingkat kepopuleran yang tinggi saat ini.

“Daeng Ical itu Wakil Walikota yang masih memiliki tempat di hati Warga Kota Makassar, jadi siapapun yang berpaket dengan Daeng Ical akan menjadi lawan yang kuat Bagi Pak Danny Pomanto” ucap Suwadi Idris Amir

 

(Armansyah)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 3 =