SPIONASE-NEWS.COM,- TORAJA UTARA – Dalam upaya untuk maksimalkan pengembangan pembangunan disemua sektor Kabupaten Toraja Utara perlu ada kebijakan dan Sinergitas Program, Transparansi, Partisipatif dan Akuntabilitas.

Hal itu terungkap saat Forum Lalu Lintas Akuntan Jalan (FLLAJ) Toraja Utara melakukan Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat yang berlangsung Di Tongkonan Lempe (Objek wisata Negeri diatas Awan) Kecamatan Kapalapitu, Jumat (17/7/2020).

Kegiatan ini dalam memberikan informasi terkait keberadaan FLLAJ Toraja Utara serta sosialisasi dan Edukasi kepada Masyarakat terkait Program Jalan Hibah Daerah ( PJHD) yang merupakan bantuan dari Australia yang bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia yang dipimpin langsung oleh penanggung jawab Kelompok Kerja (Pokja), Eduard Limban, dan Tim kelompok kerja (Pokja) serta Sekretariat (FLLAJ) Toraja Utara.

Tim yang dibawakan oleh Tenaga Ahli Bidang Kebijakan Publik Forum LLAJ yang juga sebagai Sekretaris Forum Kabupaten Sehat Toraja Utara Ryo Rytha Pakan S. Ikom, MAP bersama Bidang pelaksana Sarana dan Prasarana Jalan, Keselamatan dan Keamanan LLAJ dan Bidang Humas serta Bidang Pendidikan LLAJ.

Di hadiri Camat, Kepala Lembang, Polsek, Danramil ,Toko Masyarakat, Agama, Adat dan Pemuda serta Pers

Kadis Perhubungan Toraja Utara sekaligus Penangung Jawab Kelompok Kerja Eduard Limban menuturkan sosilasisasi dan edukasi terkait kegiatan Program Jalan Hibah Daerah (Kebersihan Peningkatan Jalan dan Pemeliharaan) pada segmen 1 yang dimulai dari Kelurahan Nolongin hingga depan Objek Wisata Lempe ( Objek Wisata Negeri diatas Awan) diharapkan masyarakat untuk partisipasi dalam melakukan pengawasan dalam mensukseskan PJHD yang merupakan Program hibah dari Australia. ”

“Masyarakat juga dapat berpartisipasi untuk menyampaikan dengan mengirimkan keluhan dan pengaduan melalui Website Tim FLLAJ Kabupaten Toraja Utara: fllaj.torajautarakab.go.id ” Harapnya

Sementara itu , Tenaga Ahli Bidang Kebijakan Publik Forum LLAJ yang juga sebagai Sekretaris Forum Kabupaten Sehat Toraja Utara Ryo Rytha Pakan S. Ikom, MAP dalam sosialisasi dan edukasi membawakan materi tentang Project Managemen dan modernisasi percepatan pembangunan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan dan manusiawi.

Infrastruktur masih menjadi persoalan serius terutama didaerah daerah masih banyak desa yang belum miliki infrastruktur, misalnya minimnya proses pembangunan jalan.
Kata Dia, pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar kecamatan, Desa adalah salah satu Alternatif pembangunan yang produktif untuk memicu segala aspek pertumbahan baik sosial, ekonomi, pendidikan (SDM).

Tujuan dari pembangunan ini adalah mewujudkan keselamatan lalu lintas dengan pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai dan peningkatan pengetahuan SDM dalam berlalulintas, Jelasnya.

Sedangkan Bidang Pendidikan LLAJ yang dibawakan (Kasat Lantas Toraja Utara) Semuel To’longan SH. MH dalam materinya tentang keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran lalu lintas dalam berkendaraan.

Masyarakat masih banyak pada saat berkendaraan berlalu lintas tidak paham rambu lalu lintas terkait masalah keselamatan mengunakan jalan, Ujarnya.

Laporan : Agen Saldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 5 =